GENEROSITY IS JUSTICE

Senin,06 Juli 2020

BACAAN ALKITAB HARI INI

Ulangan 23:24-25; Ulangan 24:19-21

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Amsal 30

AYAT HAFALAN

Lukas 6:36

RENUNGAN INSPIRASI

Mantan Walikota New York, Fiorello LaGuardia, terkenal karena keberhasilannya memimpin New York. Pada Januari 1935, LaGuardia memimpin sebuah persidangan. Seorang wanita tua berpakaian lusuh dibawa ke muka persidangan. Wanita itu dituduh mencuri roti di sebuah toko. Ia mengatakan pada LaGuardia bahwa menantunya meninggalkan keluarga, putrinya sedang sakit, dan cucunya kelaparan. Tetapi pemilik toko tetap pada tuntutannya. Menurut pemilik toko, wanita itu harus dihukum agar menjadi pelajaran bagi orang lain. LaGuardia kemudian mengatakan pada wanita tua itu, “Saya harus menghukum Anda. Hukum tetap hukum dan tidak ada pengecualian. Sepuluh dolar atau sepuluh hari di penjara.” Saat mengatakan hal itu, LaGuardia merogoh sakunya, mengambil uang dan menaruhnya ke dalam topi sambil berkata, “Ini adalah denda sepuluh dolar yang saya bayarkan. Kemudian saya meminta baik-baik kepada semua orang yang ada di ruang sidang ini termasuk pemilik toko untuk masing-masing memberikan lima puluh sen karena membiarkan seorang wanita tua yang tinggal di kota ini mencuri roti agar anak cucunya bisa makan.” Surat kabar New York melaporkan dana yang terkumpul sebanyak 47 dolar atau sekitar 700 ribu rupiah. Apa kata Alkitab mengenai kasus demikian?
    Pada Perjanjian Lama, ada kebebasan memakan anggur dan memetik gandum di kebun/ladang orang lain. Syaratnya, pada kasus anggur, ia hanya diizinkan untuk makan di tempat dan tidak boleh membawanya ke luar kebun. Pada kasus gandum, ia boleh memetik dengan tangan tapi tidak boleh dengan sabit. Jadi, seorang miskin diperbolehkan mengambil makanannya di kebun/ladang orang lain hanya untuk kebutuhannya hari itu, tidak boleh dibawa pulang atau mengambil berlebihan, dengan kata lain untuk bertahan hidup. Di sisi lain, Alkitab juga membahas bagaimana seharusnya pemilik kebun/lahan dalam mengambil hasil pertanian. Penuaian/pemetikan hanya boleh dilakukan sekali, tidak boleh ada pemetikan ulang untuk mengambil hasil yang tercecer, karena yang tercecer adalah jatah orang asing, janda, dan anak yatim. Alkitab menekankan bahwa pemilik lahan juga harus mengemban tanggung jawab sosial kepada orang miskin. Aturan ini relevan hingga saat ini. Seseorang yang lebih mampu, harus menyisihkan dan membagi berkatnya kepada orang yang berkekurangan, sebaliknya, orang yang dibantu tidak boleh tamak dan mengambil berlebihan. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Apakah Anda memahami perkara memberi dan menerima dalam konteks renungan hari ini?
2. Apakah Anda sudah mempraktikkan apa yang ada dalam Alkitab?

POKOK DOA

Bapa, terima kasih untuk ajaran-Mu yang luar biasa. Aku mengerti sekarang Firman-Mu mengatasi segalanya. Ajar aku untuk melakukan apa yang menjadi perintah-Mu. Dalam nama Yesus, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Kita semua orang yang diberkati, sisihkan berkat bagi orang yang membutuhkan.

HIKMAT HARI INI

“Where grace happens, generosity happens.” – Max Lucado
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com