EXPERIENCING GOD IS BETTER THAN ANYTHING

Rabu,04 November 2020

BACAAN ALKITAB HARI INI

Ayub 42:5-6

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Yeremia 34

AYAT HAFALAN

Habakuk 2:1

RENUNGAN INSPIRASI

Teolog brilian bernama Thomas Aquinas menghabiskan hidupnya untuk menulis tentang Tuhan. Sebagai seorang pastor sekaligus ahli filsafat, ia berusaha keras untuk menghubungkan temuan ilmiah dengan pengertian akan Tuhan. Tiga bulan sebelum kematiannya, ia mendapat penglihatan tentang sorgawi. Setelah kejadian itu, ia menuliskan, “Akhir dari kerja kerasku telah tiba. Semua yang sudah kutulis sekarang seperti jerami kering setelah kulihat hal-hal yang telah diwahyukan-Nya kepadaku.” Perlu diketahui bahwa di zaman itu kesempatan menulis dan membaca menjadi hak istimewa kalangan kaya, keluarga bangsawan serta orang-orang diurapi. Aquinas pasti berhati-hati dalam mempelajari dan menulis berjilid-jilid tulisan yang menyatakan kemuliaan Tuhan dan keagungan gereja. Tapi ia memilih kata “jerami” untuk menggambarkan tulisan-tulisannya. Jerami adalah limbah, sering digunakan untuk alas tidur binatang. Secara esensi, Aquinas menyatakan bahwa semua hal tentang Tuhan yang telah ditulisnya layaknya jerami, tidak berharga dan tidak ada artinya dibanding dengan realita Tuhan sebenarnya yang ia alami dalam penglihatannya. 
Ketika Tuhan mendatangi Ayub dalam angin ribut, Alkitab versi The Message menguraikan pernyataan takjub Ayub, “Aku mengakui aku pernah hidup dengan rumor tentang-Mu, sekarang aku mengalaminya sendiri dengan mata dan telingaku. Aku mohon ampun, ampunilah aku. Aku tidak akan lagi hidup dari remah-remah pembicaraan orang”. Dengan mengalami Tuhan secara langsung, hal ini membangkitkan kehausan yang lebih dalam pada diri Ayub untuk terus mengenal Tuhan. Satu pelajaran bagi kita bahwa experiencing God is better than anything. Tuhan lebih dari sebuah bahasa dan kata-kata. Pewahyuan dari Tuhan dimulai ketika seseorang dengan rendah hati mengakui bahwa dirinya tidak terlalu pintar untuk menjelaskan tentang Yesus. Dengan demikian Anda tidak akan pernah merasa puas dengan mendengarkan khotbah, mendengarkan podcast, membaca renungan harian, serta mempelajari, berdiskusi, dan menulis tentang Tuhan. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Adakah kehausan dalam diri Anda untuk mengalami Tuhan?
2. Bagaimana agar Anda dapat mengalami Tuhan? Sudahkah Anda melakukannya?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, aku mau seperti Ayub yang mengalami Engkau. Sungguh aku haus untuk mengenal Engkau lebih dalam. Aku mau terus mendengar, membaca, dan mempelajari tentang-Mu. Tuhan, nyatakanlah diri-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa dan memohon. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Miliki kerendahan hati untuk terus mencari tahu dan jangan pernah merasa puas dengan apa yang sudah Anda lakukan dalam upaya mengenal Tuhan.

HIKMAT HARI INI

“Berilah aku, ya Tuhanku, pikiran untuk mengenalmu, hati untuk mencarimu, kebijaksanaan untuk menemukanmu, berperilaku menyenangkan bagimu, ketekunan setia dalam menunggumu, dan harapan akhirnya memelukmu” –Thomas Aquinas
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com