FORGIVE AND FORGET

Senin,08 Februari 2021

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Hosea 13

AYAT HAFALAN

Yeremia 31:34

RENUNGAN INSPIRASI

Dalam sebuah pernikahan pasti ada sederet kesalahan masa lalu yang dilakukan oleh istri maupun suami. Banyak pernikahan yang terancam karena adanya serangan balik dari kesalahan-kesalahan masa lalu. Kunci dari isu ini adalah memaafkan. Apa arti dari kata memaafkan? Memaafkan berarti mengampuni seseorang atas kesalahannya, dari hal-hal yang telah dilakukan, dan membebaskan orang tersebut dari hukuman apa pun. Ungkapan yang sering kita dengar adalah, “Aku telah memaafkan dia, tapi aku tidak dapat melupakan apa yang dia perbuat.” Ketika kita benar-benar memaafkan seseorang, itu artinya kita harus melupakan kesalahan-kesalahan yang telah orang itu lakukan. Kita membuangnya dari pikiran dan hati kita, sehingga kita tidak lagi mengungkit pelanggaran masa lalunya. Hal ini pula yang Tuhan lakukan bagi kita, Ia tidak mengingat dosa-dosa dan mengungkit pelanggaran-pelanggaran kita.
Tuhan meminta kita untuk mengampuni sebagaimana Ia telah mengampuni kita, termasuk tidak mengingat kesalahan-kesalahan yang lalu, seperti yang tertulis dalam ayat hafalan hari ini, dan dalam beberapa ayat lainnya seperti di dalam Mazmur 103:12, Mikha 7:19, dan Yesaya 43:25. Dalam 1 Korintus 13:5 tertulis salah satu karakteristik kasih adalah tidak menyimpan kesalahan orang lain. Jadi frasa “memaafkan tetapi tidak dapat melupakan” harus diubah menjadi “memaafkan dan melupakan.” Jika kita terus mengingat kesalahan pasangan, kita membiarkan kesalahan masa lalu yang telah kita maafkan tersebut terus menyakiti kita, dan akhirnya mempengaruhi hubungan kita dengan pasangan. Terlebih jika kita mengungkit-ungkit kesalahan tersebut di hadapan pasangan. Mari tantang diri sendiri, ketika kita mengatakan bahwa kita telah memaafkan pasangan, apakah kita benar-benar telah memaafkannya? Apa kesalahan pasangan yang belum dapat kita lupakan? Ingatlah bahwa tidak ada kesalahan yang begitu besar yang tidak dapat diampuni, bahkan Kristus meminta Bapa-Nya untuk mengampuni orang-orang yang menyalibkan Dia. [EH]

Ketika Anda memaafkan dan melupakan kesalahan masa lalu pasangan Anda, apakah Anda merasa damai sejahtera? Apakah Anda merasa jauh lebih lega? Bagaimana hubungan Anda dan pasangan ketika Anda memilih untuk tidak mengungkit-ungkit kesalahan pasangan?
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com