CONFLICT MANAGEMENT

Kamis,18 Februari 2021

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Amos 6

AYAT HAFALAN

Roma 12:18

RENUNGAN INSPIRASI

Tuhan menciptakan setiap orang dengan individualitas luar biasa. Perbedaan antara suami istri membuat pernikahan menarik, tetapi dari waktu ke waktu perbedaan itu juga yang dapat menyebabkan konflik. Kita semua mengerti bahwa konflik adalah hal normal dalam pernikahan, yang kita perlukan adalah belajar bagaimana menangani konflik dengan baik.

               Pada dasarnya, konflik adalah hasil dari tindakan mementingkan diri sendiri. Kita bertengkar karena masing-masing dari kita secara egois menginginkan jalan kita sendiri. Sebagai orang yang sudah dianggap dewasa, terkadang kita dapat bertindak seperti anak berusia dua tahun yang egois. Konflik harus ditangani dengan segera, jangan sampai bertumpuk sampai akhirnya meledak. Tuhan berkata untuk segera menyelesaikan amarah sebelum matahari terbenam. Jangan biarkan konflik memberi pijakan Iblis dalam hidup kita. Kebencian dan kepahitan yang membusuk dalam hidup akan menyebabkan kita terus bertengkar dan melemparkan kata-kata provokasi kepada satu sama lain. Sebagai orang percaya, kita semua bertujuan menjadi seperti Yesus. Memenangkan perdebatan bukanlah bagian dari menjadi seperti Yesus atau menyenangkan Kristus. Seringkali, orang yang “memenangkan perdebatan” biasanya adalah orang yang paling tidak bertindak seperti Yesus. Kita perlu bijaksana untuk mengikuti nasihat Tuhan dan menjaga kata-kata yang tidak baik keluar dari mulut kita. Nasihat untuk "tarik napas dalam-dalam dan hitung sampai 10” saat kita emosi cukup beralasan, karena beberapa detik terkadang cukup bagi kita untuk menenangkan diri dan berpikir lebih jernih, memberi kita waktu untuk menjadi pendengar yang baik, dan menempatkan diri kita dalam sudut pandang pasangan kita. Jika Anda merasa sulit untuk berpikir tenang, ada baiknya Anda pergi. Bukan berarti Anda menghentak keluar ruangan sambil membanting pintu karena itu hanya akan memperburuk keadaan. Tetapi, jelaskan Anda tidak ingin mengatakan hal yang tidak baik dan perlu waktu untuk diri sendiri. Pergilah ke ruangan lain, dan berdoa. Berdoa untuk diri Anda sendiri, berdoa untuk pasangan Anda. Setelah Anda berdua tenang, Anda mungkin bisa berbicara dengan lebih baik. Kerendahan hati dan pengampunan adalah jalan perdamaian dan pemulihan. Anda tidak dapat mengontrol pasangan Anda tetapi Anda dapat mengontrol diri sendiri. Kita perlu bertanggung jawab dan memilih jalan damai daripada menambahkan bahan bakar ke dalam api. Jangan membuang waktu untuk berdebat tentang hal-hal yang tidak kekal. [EH]

Dalam area apa saja Anda dan pasangan biasanya mengalami konflik? Ketika Anda fokus pada karakter Yesus dengan bersikap rendah hati, mengampuni, dan memilih jalan damai pada saat konflik, bagaimana reaksi pasangan Anda, dan apa yang terjadi dengan hubungan Anda dengan pasangan?
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com