MENEMUKAN ROMANTISME DALAM PERNIKAHAN

Jum'at,19 Februari 2021

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Amos 7

AYAT HAFALAN

1 Korintus 13:7

RENUNGAN INSPIRASI

Berbeda dengan kisah dongeng, romansa dalam kehidupan pernikahan tidak selalu menceritakan sepasang kekasih yang berkuda di taman indah penuh bunga. Kehidupan pernikahan terkadang terasa seperti mengelola perusahaan logistik keluarga. Di awal pernikahan, sepasang suami istri bertukar pesan cinta, sekarang mereka bertukar pesan teks daftar belanja. Ada anak-anak, ada tagihan, dan segudang tanggung jawab. Lantas masihkah ada momen romantis? Jika ada, seperti apa momen itu, dan apakah kita dapat menikmatinya ketika momen tersebut muncul?

            Banyak suami istri yang merasa kehilangan romantisme. Beberapa orang berpikir itu sudah usang, tidak perlu lagi. Ada juga yang berpendapat romantisme hanya diperlukan pada momen-momen tertentu, seperti pada hari kasih sayang atau hari ulang tahun pasangan. Perhatikan dan tanamkan dalam pikiran Anda. Romantisme dalam pernikahan berbicara tentang curahan cinta sehari-hari yang harus semakin bertumbuh dan matang. Jika Anda menahan diri pada standar romansa yang sama pada masa-masa awal pernikahan, besar kemungkinan Anda akan kecewa dan mulai menghambat pernikahan Anda dengan ekspektasi yang tidak realistis. Alkitab New King James memberikan definisi tentang cinta. Cinta itu sabar dan baik hati, cinta tidak iri dan bukanlah bualan, cinta tidak sombong dan kasar. Cinta tidak mencari kepentingan diri sendiri, ia sabar menanggung, mempercayai, mengharapkan segala sesuatu, dan cinta itu tidak pernah berkesudahan (1 Korintus 13:4-8). Dari definisi ini kita tahu bahwa cinta bukanlah sekadar emosi dan romantisme, cinta lebih sering merupakan kata kerja. Definisi terbaik dari cinta adalah dengan melihat apa yang Tuhan lakukan untuk kita. Cinta berarti melakukan sesuatu. Nyatanya menanggung segala sesuatu jauh lebih sulit dari membeli bunga dan kado mahal. Hadiah hanyalah salah satu aspek romantisme, tetapi lebih dari itu, memiliki seseorang yang setia dalam kondisi terburuk Anda, melihat seseorang yang ada ketika Anda bangun pagi, membuatkan sarapan dan membawakan bekal makan siang, melihat pasangan Anda bekerja keras demi keluarga, adalah romantisme yang berakar dari cinta yang tulus dan teguh. Mari temukan romantisme itu dengan cara terus mencintai dan menghormati pasangan Anda melalui pelayanan dan pengorbanan sehari-hari. [LS]

Sudahkah Anda dan pasangan memahami esensi dan menemukan romantisme dalam pernikahan? Apa yang membuat Anda merasa pasangan Anda tidak romantis? Apa yang dapat Anda lakukan untuk menunjukkan cinta kasih Anda kepada pasangan Anda?
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com