NANTI MEREKA CERITA TENTANG HARI INI

Rabu,24 Februari 2021

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Yunus 2

AYAT HAFALAN

Ulangan 6:7

RENUNGAN INSPIRASI

Bill Gates, salah seorang miliuner dunia, suka menyumbangkan hartanya. Uniknya, ia tidak akan meninggalkan banyak harta ke anak-anaknya. Menurut pandangan pribadinya, hal itu malah bisa merugikan anak-anaknya. Memang jika tidak dikelola dengan baik dan tidak dibekali dengan karakter yang baik, harta warisan sebanyak apa pun bisa habis. Pada dasarnya Alkitab tak membatasi warisan kekayaan bagi keturunan kita. Bahkan penulis Amsal mengajar bahwa orang yang baik tentu meninggalkan warisan bagi anak cucunya (Amsal 13:22). Namun, lebih dari itu, warisan iman adalah jauh lebih berharga, ini sangat bermanfaat dan tak lekang oleh waktu. Mengingat keadaan di akhir zaman akan semakin jahat, maka warisan iman akan menolong hidup mereka di saat orang tua telah tiada. 
Kita bisa belajar dari Adam. Ia pernah gagal menaati Allah saat berada di Taman Eden. Namun, ia tak ingin keturunannya mengalami kegagalan seperti dirinya. Hal itu tersirat dari kerohanian keturunannya. Di dalam kejadian 5, tercatat secara terinci keturunan dari Adam; Adam-Set-Enos-Kenan-Mahalaleel-Yared-Henokh-Metusalah-Lamekh-Nuh. Adam hidup 930 tahun, yang artinya ia masih hidup semasa dengan Henokh selama 308 tahun. Henokh ialah seorang yang bergaul karib dengan Allah sehingga terangkat ke Surga tanpa mengalami kematian. Melalui Henokh lahirlah Metusalah, kemudian Nuh. Keluarga Nuh ialah satu-satunya keluarga yang hidup benar di tengah orang-orang jahat sezamannya. Pada akhirnya Nuh disebut sebagai pemberita kebenaran (2 Petrus 2:5). Bila dilanjutkan ke generasi berikutnya, ada Abraham, bapa orang beriman. Nyatalah bahwa sebagai saksi hidup di Taman Eden, Adam berhasil menceritakan imannya tentang Allah Pencipta langit bumi kepada keturunannya, padahal masa itu belum ada Alkitab. Ayat firman hari ini berpesan, “Ajarkan hukum-hukum Tuhan kepada anak-anak kita secara berulang-ulang.” Harta sebanyak apa pun yang diwariskan kepada keluarga, takkan pernah menyamai warisan iman yang kelak menjadi pegangan mereka. Mari wariskan iman yang berharga itu! Biar mereka cerita setiap firman yang telah kita bagikan kepada anak cucu mereka! [RS] 

Mengapa mewariskan iman kepada anak adalah hal yang sangat penting? Sudahkah Anda dan pasangan mengajarkan benih-benih Firman Tuhan kepada anak-anak sebagai warisan iman di masa yang akan datang? Bagaimana cara Anda mengajarkan anak-anak?
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com