PULIH SETELAH PERSELINGKUHAN

Jum'at,26 Februari 2021

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Yunus 4

AYAT HAFALAN

Roma 6:2

RENUNGAN INSPIRASI

Melalui survey yang dilakukan aplikasi kencan “JustDating”, mereka menemukan bahwa 40 persen lelaki dan perempuan di Indonesia pernah mengkhianati pasangannya. Presentase ini membuat Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan kasus perselingkuhan terbanyak di Asia Tenggara. Kita tidak bisa menampik ada banyak hubungan kandas dikarenakan pengkhianatan atau perselingkuhan. Tapi kita juga tidak menutup kemungkinan adanya hubungan yang dapat kembali pulih setelah perselingkuhan.

Pulih dari masalah perselingkuhan tentu bukan perkara mudah, kendati demikian dapat diupayakan. Pertama-tama mintalah pengampunan dari Tuhan. Seperti apa yang dilakukan oleh Daud ketika meresponi teguran Natan, “Aku sudah berdosa kepada Tuhan.” (2 Samuel 12:13). Inilah awal pemulihan keadaan Daud oleh Tuhan. Sadarilah bahwa perbuatan selingkuh sama halnya dengan menghina Tuhan, “Mengapa engkau menghina TUHAN dengan melakukan apa yang jahat di mata-Nya?” (2 Samuel 12:9). Cobalah untuk tidak berdalih dan menyalahkan pasangan, menganggap bahwa perselingkuhan adalah karena pasangan tidak mengerti, tidak perhatian, dan sebagainya. Seperti Daud, ia tidak membela diri. Kedua, menangkan kembali pasangan Anda berapa pun harganya untuk kembali hidup rukun bersamanya. Rebut kembali hati pasangan, banyak berkomunikasi dengannya, berikan penghargaan atau kasih yang tulus, tunjukkan cara mencintainya seperti melakukan hal-hal yang disukai pasangan. Tahap ini tentunya tak mudah. Hadapilah setiap konflik, kesulitan-kesulitan, dan konsekuensi dari kesalahan yang telah diperbuat. Ketiga, jangan pernah mengulangi kesalahan yang sama. Terapis pernikahan dan keluarga, Amanda D. Mahoney mengungkapkan penjelasannya, pasien-pasiennya yang berhasil melalui masa-masa sulit pasca perselingkuhan pada umumnya memiliki satu kesamaan. “Ada kemauan untuk memproses gejala-gejala potensial yang mungkin berkontribusi terhadap perselingkuhan, dibandingkan dengan hanya fokus pada perselingkuhan itu sendiri.” Ini sangatlah penting. Kenali gejala-gejala potensial dan titik lemah, sehingga tidak jatuh ke dalam dosa perzinahan kembali. Putuskan hubungan dengan mereka yang pernah terlibat dalam dosa. Sebagai orang percaya, selayaknya kita keluar dari lubang dosa perzinahan dan mengejar hidup kudus seperti yang dikehendaki oleh Tuhan. [RS]

Bagaimana respons pasangan Anda setelah Anda berusaha membangun kembali hubungan yang baik dengannya?
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com