GROW CLOSER

Minggu,28 Februari 2021

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Mikha 2

AYAT HAFALAN

Pengkhotbah 9:9

RENUNGAN INSPIRASI

Dalam setiap pemberkatan pernikahan, satu bagian dari prosesi ibadah pemberkatan yang menjadi perhatian saya secara khusus dan serius, yaitu ketika mempelai pria dan wanita saling mengucapkan janji nikah mereka. Bagi sebagian orang mungkin janji nikah ini hanyalah bagian dalam prosesi ibadah pemberkatan pernikahan. Namun sesungguhnya, kedua mempelai saling mengucapkan janji nikah di hadapan Tuhan adalah bagian yang terpenting di dalam prosesi ibadah pemberkatan pernikahan, selain tentunya penumpangan tangan pencurahan berkat dari Allah. Bila dicermati, setiap kata, frasa dan kalimat dalam janji nikah, mengandung arti yang mendalam. Janji nikah sejatinya harus keluar dari dalam hati orang yang mengucapkannya. Janji untuk selalu hidup bersama dalam suka maupun duka, dalam keadaan sehat maupun sakit, ketika kaya ataupun miskin, adalah suatu janji yang bukan hanya harus diucapkan dengan sungguh-sungguh, tetapi juga dihidupi dalam pernikahan.

Pernikahan adalah sebuah perjalanan yang berlangsung seumur hidup. Sebuah perjalanan yang harus ditempuh dalam kendaraan yang bernama Janji Nikah dan Tuhan Yesus sebagai Juru Mudi. Dalam terjemahan New Revised Standard Version (NRSV), Pengkhotbah 9:9 berbunyi: “Enjoy life with the wife whom you love.” Ada dua hal yang perlu dilakukan dalam kehidupan pernikahan agar kita dapat menikmati kehidupan bersama pasangan kita dan keintiman itu semakin erat. Pertama, marriage is not a take and give relationship. Marriage is always about giving and never take anything. Ingatlah selalu akan komitmen janji nikah dan hidupi dalam kehidupan pernikahan kita. Ketika kita berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik pada diri kita kepada pasangan kita, kita sedang menikmati kehidupan pernikahan kita. Saat kita memberikan perhatian, waktu, kasih sayang dan melakukan yang terbaik untuk pasangan kita, maka sesungguhnya kita sedang membangun keintiman dengan pasangan kita. Kedua, kunci keintiman hubungan suami dan isteri adalah keintiman hubungan mereka berdua dengan Tuhan. Semakin intim hubungan suami dan isteri sebagai pasangan dengan Tuhan, maka keintiman di antara keduanya pun akan semakin erat. Keintiman dimulai dari roh, dan ketika roh suami dan isteri menyatu dengan Roh Kudus, maka keduanya akan bertumbuh semakin intim satu sama lain. Jadi, selalu berikan yang terbaik bagi pasangan Anda dan bangunlah hubungan yang intim dengan Tuhan sebagai suami-isteri, maka Anda akan menikmati hidup bersama pasangan yang Anda cintai selamanya. (HS)

Dengarkanlah apa yang menjadi kebutuhan pasangan Anda, catat bila perlu, dan berkomitmenlah untuk memenuhi kebutuhan itu mulai hari ini.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com