LOOSE LIPS SINK SHIP

Selasa,07 September 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

Imamat 19:16-17

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Imamat 19:16

RENUNGAN INSPIRASI

Ketika Perang Dunia II terjadi, pemerintah Amerika Serikat mengkhawatirkan jaringan spionase Jerman yang beroperasi di Amerika. Akhirnya salah satu propaganda dikeluarkan oleh Kantor Informasi Perang Amerika. Bunyinya adalah “Loose lips sink ship” yang berarti bibir longgar menenggelamkan kapal. Mereka menasihati prajurit dan warga negara untuk mewaspadai dan menghindari pembicaraan yang ceroboh dan tidak dijaga, yang dapat merusak setiap informasi rahasia dalam perang.
    Firman Tuhan jauh lebih dulu memperingatkan kita tentang bahaya bibir yang tidak dijaga. Dalam konteks ini, orang-orang yang tidak dapat menjaga lidahnya, menimbulkan dosa atasnya, dan menebar benih perselisihan di antara sesama, biasa kita kenal dengan sebutan penggosip, pengumpat, bahkan pemfitnah. Gosip menurut Merriam Webster’s Collegiate Dictionary berarti seseorang yang biasa mengungkapkan fakta pribadi atau fakta sensasional tentang orang lain; rumor atau laporan yang bersifat pribadi. Jika kita termasuk orang-orang yang didefinisikan tersebut, perintah Tuhan kepada bani Israel melalui Imamat 19:16 FAYH harus menjadi peringatan bagi kita. “Janganlah kamu membusuk-busukkan orang lain. Janganlah kamu memfitnah orang. Janganlah kamu mengancam hidup sesamamu”. Alkitab New King James bahkan menggunakan sebutan yang lebih umum yaitu “a talebearer” yang berarti pembawa cerita atau orang yang gapil mulut. Penggosip selalu memiliki keinginan yang begitu besar untuk mengungkapkan detail yang merugikan dan memalukan dari teman, rekan kerja, bahkan anggota keluarganya sendiri. Dari gosip kemudian timbul hal-hal yang dilebih-lebihkan dan penilaian pribadi yang berujung perselisihan. Ingat, Tuhan tidak main-main dengan dosa gosip, mereka adalah orang jahat yang berusaha mencelakakan sesamanya; kata-katanya jahat seperti api membara (Amsal 16:27 BIS), mereka adalah orang curang yang menimbulkan pertengkaran, dan pemfitnah menceraikan sahabat yang karib (Amsal 16:28). Firman Tuhan jelas mengatakan satu dari tujuh dosa yang menjadi kekejian bagi hati Tuhan yaitu, “Menyebarkan benih perselisihan di antara sesama”. (Amsal 6:16 FAYH). Kita harus berhati-hati dan sebisa mungkin menahan lidah kita dari gosip, umpatan, dan fitnah, sebab dosa ini rawan dilakukan karena bentuknya yang bermacam-macam. Bentuk awalnya bisa berupa pelampiasan, berbagi pendapat, mencari nasihat dan masukan, atau hanya sekedar mencari topik obrolan. Hikmat Salomo berkata “Tangan yang menganggur menjadi alat setan; bibir yang menganggur menjadi penyambung lidahnya (Amsal 16:27 FAYH). Jangan biarkan bibir kita menjadi penyambung lidah Iblis. Tahan lidah kita dari obrolan yang sia-sia dan tidak perlu, Jangan membusuk-busukkan orang lain. Jangan memfitnah orang. Jangan mengancam hidup sesamamu. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Apakah Anda merasa sangat bersemangat ketika membicarakan kelemahan atau cerita yang memalukan tentang orang lain? Bukankah itu ciri seorang talebearer?
2. Apa kata firman Tuhan tentang penggosip? Apakah Anda siap menerima konsekuensi dari cerita-cerita yang Anda sebarkan?

POKOK DOA

Ya Tuhan ampuni perilakuku yang keji dan memalukan. Aku membusuk-busukan teman bahkan keluargaku sendiri. Aku mau bertobat dan mengekang lidahku supaya aku tidak mengancam hidup sesamaku. Dalam nama Yesus, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Jaga lidah kita dari obrolan yang sia-sia dan tidak perlu. Ketika hendak berbagi pendapat, mencari nasihat dan masukan, atau hanya sekedar mencari topik obrolan, pilih obrolan yang positif. Jangan hobi membicarakan orang lain.

HIKMAT HARI INI

Lebih mudah untuk tidak mengucapkan sepatah kata pun daripada mengucapkan lebih banyak kata daripada yang seharusnya. - Thomas a Kempis
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com