DOA PEMUNGUT CUKAI

Sabtu,11 September 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

Lukas 18:10-14

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Lukas 18:14

RENUNGAN INSPIRASI

 Melalui perumpamaan yang Yesus berikan dalam bacaan Alkitab hari ini, mudah untuk mengetahui bahwa Tuhan menyetujui doa pemungut cukai dan tidak membenarkan doa orang Farisi. Di dalam doa orang Farisi, kita dapat membedah dan mengetahui betapa tingginya hati mereka. Ucapan syukur yang mereka katakan tidak berasal dari hati yang tulus, mereka memamerkan segala perbuatan tangannya, mencari pujian bagi diri sendiri, dan Tuhan merendahkan mereka. Kemudian kita dapat melihat doa pemungut cukai. Dengan kesadaran penuh sebagai orang berdosa yang tidak layak, ia memanjatkan doanya. Ia takut akan Tuhan dan berdoa sebagai orang yang “telanjang”, mengakui segala kerusakan dirinya, ia berduka cita atas dosanya, dan dengan tulus memohon belas kasih dari Tuhan. Kita tahu Tuhan meninggikan pemungut cukai ini.
    Doa-doa seperti yang dipanjatkan oleh orang Farisi adalah doa yang munafik, tidak datang dari rasa perlu akan Tuhan, dan berdoa semacam ini berarti menentang Tuhan. Firman Tuhan dengan tegas memperingatkan supaya kita tidak berdoa seperti orang munafik. Kita perlu berdoa seperti anak kecil yang tulus. Sebab segala hal baik yang telah kita lakukan tidak bisa menjadi surat ancaman bagi Tuhan untuk mengabulkan daftar doa yang kita panjatkan. Sebaliknya, kita perlu berdoa dengan kerendahan diri dan memohon supaya Tuhan melakukan segala sesuatu yang sesuai dengan kehendak-Nya sendiri. Ini adalah cara yang baik supaya Tuhan menyetujui doa kita. Mulai saat ini, berdoalah seperti pemungut cukai, dimana kita berdoa dalam posisi makhluk ciptaan yang memiliki sikap takwa di hadapan-Nya, tidak sedikitpun membanggakan kesalehan kita karena kita sepenuhnya sadar bahwa kita dibenarkan karena belas kasih Allah dan bukan karena perbuatan-perbuatan kita. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Apa perbedaan mencolok antara doa orang Farisi dengan pemungut cukai?
2. Bagaimana sikap doa yang benar? Sudahkah Anda mempraktikannya?

POKOK DOA

Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Kiranya Engkau curahkan belas kasih-Mu untuk melayakanku di hadapan-Mu. Biarlah kehendak-Mu yang terjadi padaku. Di dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Berdoalah dengan kerendahan diri, dengan sikap takwa (percaya, membenarkan-Nya, dan takut kepada-Nya), dan jangan sedikitpun membanggakan perbuatan kita.

HIKMAT HARI INI

Berdoalah seperti pemungut cukai, berdiri dalam posisi makhluk ciptaan, memiliki sikap takwa di hadapan-Nya, dan memohon belas kasih-Nya.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com