WHEN PRIDE BECOMES FASHIONABLE

Kamis,16 September 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

1 Korintus 4:7-9

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

1 Korintus 4:7

RENUNGAN INSPIRASI

Sadar atau tidak, ada dosa-dosa tertentu yang cenderung kita tolerir dalam hati dan kehidupan kita sehari-hari. Dalam buku “Respectable Sins: Confronting the Sins We Tolerate”, Jerry Bridges membahas dosa-dosa yang “dapat diterima” dan cenderung ditoleransi oleh diri sendiri. Diantaranya adalah kesombongan, ketidakbersyukuran (unthankfulness), rasa cemburu dan iri hati. Berhati-hatilah terhadap kesombongan. Kesombongan adalah akar dari semuanya itu. C.S Lewis juga mengatakan bahwa kesombongan mengarah pada kejahatan lainnya. Dari zaman Adam dan Hawa kita melihat indikasi bahwa manusia selalu merasa dirinya pantas untuk mendapatkan yang paling baik, yakin atas supremasi diri sendiri, memikirkan dan memiliki apa yang diinginkan, mengatakan hal-hal yang ingin dikatakan, dan melakukan apapun yang diinginkan hatinya. 
    Entah sadar atau tidak, baik secara langsung maupun tidak langsung, mungkin beberapa dari kita paling suka bermegah dan membanggakan pencapaian-pencapaian pribadi. Lalu bentuk toleransi atas kesombongan itu seringkali terselubung dalam jabatan yang kita duduki, pendidikan yang kita tamatkan, kerja keras kita dalam berlatih, hubungan kekeluargaan dan kekerabatan, jam terbang/pengalaman, dan lain sebagainya. Kita perlu ingat bahwa jabatan kita tidak menambah kedudukan kita di hadapan Tuhan. Yohanes mengatakan bahwa segala sesuatu di dunia ini, yang diinginkan oleh tabiat manusia yang berdosa, yang dilihat lalu diingini dan yang dibangga-banggakan, semuanya adalah hal-hal yang tidak berasal dari Bapa (1 Yohanes 2:16 BIS). Oleh sebab itu kita perlu disiplin untuk mengendalikan diri dari dosa kesombongan. Ketika ada keinginan untuk membanggakan diri dan segala sesuatu yang ada pada diri kita, kita harus senantiasa mengingatkan diri sendiri bahwa jabatan, gelar, prestasi, keluarga besar, kerabat dan pengalaman yang kita miliki di dunia ini adalah kesempatan, pemberian dan hadiah dari Tuhan. Dengan begitu, kita akan menjadi orang rendah hati yang penuh ucapan syukur, bebas dari rasa cemburu dan iri hati. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Apa dosa yang secara diam-diam sering Anda toleransi? Tanyakan orang terdekat Anda, apakah Anda orang yang suka membanggakan diri?
2. Bagaimana seharusnya cara Anda memandang pencapaian-pencapaian Anda?

POKOK DOA

Tuhan, aku sungguh bersyukur atas setiap pemberian-Mu. Aku sangat sadar bahwa tidak ada yang dapat aku banggakan. Semua bukan kuat dan gagahku, tapi Engkau Yesus. Aku berdoa supaya semakin besar pemberian-Mu padaku, maka semakin aku menjadi orang yang rendah hati. Terima kasih Tuhan Yesus, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Jadilah orang yang rendah hati, penuh rasa terima kasih kepada Tuhan dan sesama. Kita harus senantiasa mengingatkan diri sendiri bahwa jabatan, gelar, prestasi, keluarga besar, kerabat dan pengalaman yang kita miliki di dunia ini adalah pemberian dan hadiah dari Tuhan.

HIKMAT HARI INI

“Kesombongan adalah penghalang bagi semua pertumbuhan rohani.” - Harry Ironside
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com