WANITA BERDAYAGUNA

Jum'at,17 September 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

Bilangan 27:1-11

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Amsal 31:26

RENUNGAN INSPIRASI

Hasil studi World Value Survey Indonesia tahun 2018 menyatakan bahwa secara umum, masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan terhadap budaya atau sistem patriarki. Secara sederhana, patriarki disebut sebagai sistem sosial yang menempatkan pria lebih berkuasa daripada wanita. Dominasi kekuasaan mencakup peran kepemimpinan dalam politik, hak-hak sosial, hingga kepemilikan properti. Meskipun gerakan persamaan kedudukan terus digalakan, kita tidak bisa menampik bahwa pikiran dan pandangan masyarakat yang patriarkis masih sangat kental.
Kisah putri-putri Zelafehad yang menggugat hak waris dari ayah mereka adalah pelajaran penting bagi kita tentang bagaimana firman Tuhan mengatasi budaya-budaya yang terjadi di masyarakat. Mahla, Noa, Hogla, Milka, dan Tirza berdiri di depan Musa, imam Eleazar, dan para pemimpin Israel untuk mengajukan keberatan dengan disertai alasan yang kuat, “Mengapa nama ayah kami harus hapus dari tengah-tengah kaumnya, oleh karena ia tidak mempunyai anak laki-laki? Berilah kami tanah milik di antara saudara-saudara ayah kami.” Mereka juga menekankan bahwa ayah mereka tidak termasuk ke dalam kumpulan yang bersepakat melawan Tuhan. Anak-anak Zelafehad sangat sadar bahwa tidak ada alasan bagi keluarga mereka untuk ditinggalkan dari tanah perjanjian hanya karena ayah mereka telah meninggal dan tidak memiliki seorangpun anak laki-laki. Kemudian Tuhan berfirman kepada Musa bahwa perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar. Tidak hanya itu, Tuhan juga membahas bagaimana warisan keluarga akan dijamin jika seorang pria tidak memiliki anak laki-laki. Para wanita muda ini ternyata tidak hanya berhasil memenuhi kebutuhan mereka sendiri, tapi juga memberikan pengaruh bagi generasi mendatang terhadap masalah serupa. Kunci untuk menjadi perempuan yang berdaya guna adalah selain kita perlu terus mengasah pengetahuan dan kemampuan diri, kita perlu meminta Tuhan memberikan kepekaan dan hikmat untuk selalu menerapkan setiap pengetahuan yang sesuai dengan prinsip Alkitab dalam menghadapi situasi, bahkan ketika budaya dan tradisi terlihat tidak sejalan bahkan bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Mengapa seorang wanita perlu memiliki kepintaran dan keberanian?
2. Apakah Anda seorang wanita yang mau belajar dan terus mengasah kemampuan diri?

POKOK DOA

Tuhan, aku memohon hikmat-Mu dalam setiap langkah hidupku. Aku akan berusaha untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri. Biarlah hikmat dari-Mu memampukanku mempraktikkan pengetahuan yang kuketahui secara tepat. Di dalam nama Yesus aku berdoa dan memohon. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Jadilah wanita yang berdayaguna bagi diri sendiri dan orang lain. Mintalah hikmat Tuhan dan teruslah belajar.

HIKMAT HARI INI

“I would like to be known as an intelligent woman, a courageous woman, a loving woman, a woman who teaches by being.” -Maya Angelou
Aku ingin dikenal sebagai wanita cerdas, wanita pemberani, wanita penyayang, wanita yang mengajar melalui perbuatan.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com