JANGAN CARI KAMBING HITAM

Minggu,19 September 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

Yeremia 24:4-10

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Lukas 6:45

RENUNGAN INSPIRASI

Kita seringkali menyalahkan orang lain, keadaan, waktu, dan tempat atas kegagalan kita dalam mempraktikkan kesalehan. Ini jelas perilaku yang salah, sebab jika demikian berarti kita hanya dapat bersikap saleh apabila orang lain, keadaan, waktu, dan tempat mendukung kita untuk berbuat saleh. Kesalehan kita seharusnya tidaklah bergantung pada hal-hal yang bersifat eksternal. 
Di dalam bacaan Alkitab hari ini, perumpamaan mengenai buah ara yang baik dan yang jelek memberitahu kita satu pelajaran penting bahwa benar-salah, baik-buruknya tindakan kita tidak bergantung pada orang lain, keadaan, waktu dan tempat. Buah ara yang baik melambangkan orang Yahudi, yang Tuhan ijinkan untuk dibawa ke Babel, sedangkan buah ara yang jelek menggambarkan orang Yahudi yang tetap tinggal di tanah Yehuda, yaitu Raja Zedekia yang jahat, para pemukanya, dan sisa penduduk Yerusalem lainnya. Saat itu Babel dianggap tempat yang buruk dan terkutuk, sedangkan Yehuda dianggap tempat yang baik. Tapi kenyataannya, Babel dengan segala kejahatannya tidak dapat merusak keberadaan buah ara yang baik, Firman Allah mengatakan bahwa “Orang-orang yang telah Kubiarkan diangkut ke Babel itu Kuanggap seperti buah ara yang bagus-bagus ini; karena itu Aku, TUHAN, Allah Israel, akan memperlakukan mereka dengan baik.” (Yeremia 24:5 BIS). Inilah kenyataannya bahwa setiap kebaikan asalnya dari dalam hati kita dan tidak tergantung tempat, keadaan, atau orang lain. Babel bisa menjadi tempat yang paling suci, dan Yehuda dapat menjadi neraka yang paling keji, itu semua tergantung sikap hati kita. Jangan lagi menyalahkan teman, atasan, keluarga, dan situasi apapun. Menang atau kalah dari dosa ditentukan oleh diri kita sendiri. Di mana pun, kapan pun, dan dengan siapa pun kita berada, mari praktikkan kesalehan. Sebab orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Pernahkah Anda menyalahkan orang lain, situasi, tempat, dan keadaan atas dosa yang Anda perbuat?
2. Apakah Anda perlu mempertimbangkan waktu, tempat, dan keadaan ketika hendak melakukan kesalehan?

POKOK DOA

Bapa, aku memohon ampun atas perbuatanku yang memalukan. Aku malu sampai harus mencari kambing hitam atas dosaku. Tuhan ampuni aku. Aku mau memiliki hati yang baik, agar setiap kebaikan yang aku lakukan asalnya dari hati, bukan tergantung keadaan dan situasiku. Di dalam nama Yesus aku berdoa, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Tidak perlu menyalahkan orang lain atas sebuah kesalahan yang Anda lakukan. Periksa hati Anda dan nilailah secara jujur kesalahan Anda. Jadilah orang baik yang mengeluarkan barang yang baik.

HIKMAT HARI INI

“Kita hidup dalam budaya menyalahkan. Orang akan menyalahkan siapa pun atau apa pun atas kesengsaraan mereka lebih cepat daripada mengambil tanggung jawab untuk memilikinya dan membuatnya lebih baik.” - Dr Henry Awan; Dr. John Townsend, It’s Not MyFault
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com