GROW IN THE FEAR OF GOD

Sabtu,25 Juni 2022

BACAAN ALKITAB HARI INI

Mazmur 34:9-14; Ulangan 10:12, 20-21

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Ulangan 10:12

RENUNGAN INSPIRASI

Melihat pada realita hidup saat ini yang semakin menyimpang, kita dapat menyimpulkan bahwa rasa takut akan Tuhan semakin lenyap. Manusia hidup semaunya, banyak orang lebih takut pada manusia daripada Tuhan, tidak sedikit yang menaruh harapannya pada hal-hal dunia, dan masih banyak ironi lainnya. Padahal Firman Tuhan berkali-kali memerintahkan kita untuk takut akan Tuhan. Bahkan tiada yang lain yang dimintakan kepada orang Israel selain dari takut akan Tuhan. Sebab rasa takut akan Tuhan adalah pondasi utama kita dalam mengikuti jalan-Nya, melayani-Nya, beribadah kepada-Nya, dan terutama mengasihi-Nya. Kita harus sadar akan pentingnya rasa takut akan Tuhan dengan cara mempelajari serta kembali menumbuhkannya dalam diri kita (Mazmur 34:11). Tidak hanya itu, firman Tuhan juga memberikan kita segala sumber daya yang dibutuhkan untuk bertumbuh dalam takut akan Tuhan (Titus 2:12).
Untuk bertumbuh dalam takut akan Tuhan, kita harus selalu mempelajari firman Tuhan. John Bunyan, puritan yang menghabiskan bertahun-tahun dalam penjara karena imannya mengatakan, "seperti orang meminum ajaran yang baik ke dalam jiwanya, demikianlah ia takut akan Allah. Jika ia banyak meminumnya, maka ia sangat takut pada-Nya; jika ia meminumnya sedikit, ia takut pada-Nya tapi hanya sedikit takut; jika ia tidak meminumnya sama sekali, dia tidak takut pada-Nya sama sekali." Semakin banyak kita mempelajari Alkitab, maka kita akan semakin bertumbuh dalam takut akan Tuhan. Kita semakin tahu siapa Tuhan itu, bagaimana karakter-Nya, apa kesukaan dan ketidaksukaan-Nya, serta bagaimana respon orang-orang yang bertemu dengan-Nya. Untuk dapat bertumbuh dalam rasa takut akan Tuhan, kita juga perlu selalu mengingat pekerjaan Tuhan. Bangsa Israel adalah umat yang pelupa. Mereka sering melihat tanda dan keajaiban yang menyertai perjalanan mereka. Namun baru saja merasa lapar, mereka bersungut-sungut dan ingin kembali ke Mesir (Keluaran 16:1-3). Jadi, untuk hidup dalam takut akan Tuhan, senantiasalah merekam dan mengingat kasih dan kesetiaan-Nya dalam hidup kita. Ketika kita belajar bertumbuh dalam rasa takut akan Tuhan, hidup kita akan membuahkan sikap hidup yang membenci kejahatan; membenci kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat (Amsal 8:13). Karena pada dasarnya, takut akan Tuhan adalah jiwa kesalehan [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Apakah hidup Anda sudah mencerminkan rasa takut akan Tuhan?
2. Bagaimana Anda dapat bertumbuh dalam rasa takut akan Tuhan?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, aku mohon ampun jika sikap hidupku tak lagi mencerminkan sikap yang takut akan Engkau. Aku berkomitmen untuk menumbuhkan rasa takut akan Tuhan dalam diriku. Roh Kudus bantu aku mempelajari Alkitab dan senantiasa mengingat-ingat kebaikan Tuhan di sepanjang hidupku. Terpujilah Engkau Tuhan Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Rajin mempelajari Alkitab dan senantiasa mengingat pekerjaan Tuhan dalam hidup kita.

HIKMAT HARI INI

“Takut akan Tuhan adalah jiwa kesalehan.” – John Murray
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com