WHISPERING HOPE

Selasa,31 Januari 2023

BACAAN ALKITAB HARI INI

Mazmur 71:1-12

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Ibrani 6:19

RENUNGAN INSPIRASI

Di berbagai penjuru dunia, tahun baru dirayakan dengan meriah. Namun sebenarnya tidak sedikit orang menghadapinya dengan perasaan takut. Banyak yang merasa takut karena tak seorang pun tahu apa yang akan terjadi di hari-hari mendatang. Sebagai orang percaya, kita sama seperti penduduk dunia lainnya yang tidak kebal dari hal-hal buruk seperti sakit penyakit, tantangan keuangan, kehilangan, tekanan kerja, sakit hati, kecelakaan, dan tantangan lainnya. Setia mengikut Kristus bukanlah jaminan bahwa sesuatu yang buruk tidak akan menimpa kita dalam dua belas bulan ke depan, bahkan mungkin kita akan menderita karena iman kita kepada Yesus.
Lagu "Whispering Hope" yang ditulis oleh Septimus Winner tahun 1868 mengingatkan bahwa kita memiliki pengharapan di dalam Yesus Kristus. Bait dari lagu ini berkata: "Harapan dengan lembut membisikkan kata yang menghibur. Tunggu sampai kegelapan berakhir, tunggu sampai prahara selesai. Harapan untuk sinar matahari besok setelah kegelapan hilang." Lagu ini menggambarkan bagaimana Tuhan dengan lembut membisikan harapan dalam situasi yang tampaknya tidak ada harapan. Harapan yang membuat kita bersukacita ketika kita melalui dukacita, karena kita tahu bahwa ketika segala sesuatu tampak gelap, kita sedang "menunggu fajar". Ibrani 6:19 mengatakan bahwa pengharapan itu sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir. Pengharapan bukan kepada dunia ini atau dalam diri kita sendiri. Mazmur 71: 5 berkata, "Sebab Engkaulah harapanku ya Tuhan, kepercayaaku sejak masa muda, ya Allah." Harapan kita ada di dalam Tuhan dan didasarkan pada kebenaran dan kesetiaan-Nya kepada kita. Ketika kita menyerahkan diri pada kehendak Tuhan dan menaruh harapan kita kepada-Nya, kita dapat percaya bahwa Tuhan memikirkan masa depan terbaik kita. Ia akan memimpin kita ke dalamnya dengan iman akan kemampuan-Nya untuk mewujudkan kehendak-Nya bagi hidup kita. Apa pun yang mungkin menghadang kita, kita yakin bahwa Bapa yang pengasih selalu bersedia mendengarkan kita saat kita berseru kepada-Nya, mendukung kita saat kita mencari kehendak-Nya, dan memberi kita harapan untuk masa depan. Kita dapat bersyukur atas apapun yang akan terjadi, karena kita tahu jika dalam perjalanan tahun ini kita dihadapkan pada masalah yang tidak dapat kita atasi, setiap malam yang gelap memiliki pagi dan matahari terbit yang cemerlang. Pagi akan datang. Cahaya akan bersinar, dan kedamaian selalu mengikuti jalannya. Badai kehidupan memiliki umur pendek, karena saat badai atau pencobaan datang dalam hidup kita, kita memiliki pengharapan di dalam Yesus Kristus yang tidak akan pernah meninggalkan kita. Kita dapat percaya Ia memegang kendali, dan Ia memiliki rencana untuk memberi kita kekuatan dan keberanian yang kita perlukan untuk melewati setiap badai yang terjadi. Jika ada kala kita merasa frustasi, lelah dan mempertanyakan apa yang sedang terjadi, ingatlah untuk beristirahat di dalam Dia. Ia akan mengangkat beban kita, dan melakukan segala sesuatunya untuk kebaikan kita. Hari ini, terimalah pengharapan Tuhan dalam menghadapi tahun yang baru dan dapatkan damai sejahtera-Nya. [EH]

REFLEKSI DIRI

1. Apa yang Anda takutkan di tahun 2023 ini? Mengapa Anda takut?
2. Bagaimana persiapan Anda untuk mengantisipasi badai-badai yang akan terjadi di tahun 2023?

POKOK DOA

• Tuhan Yesus, terima kasih atas pengharapan yang kami miliki di dalam Engkau. Kami percaya Engkau selalu ada untuk kami di dalam semua situasi yang kami hadapi dan mengerjakan segala sesuatunya untuk kebaikan kami. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin
• Gereja:
Melayani Tuhan dan umat-Nya adalah kesempatan istimewa, tidak semua orang terpanggil, bahkan yang bertalenta, yang ahli atau memiliki kemampuan, doakan agar lebih banyak jemaat yang mau terlibat dalam pelayanan di rumah Tuhan.
• Bangsa Indonesia:
Indonesia dapat menyelesaikan berbagai masalah kesejahteraan masyarakat. Ekonomi masyarakat bangkit paska pandemi, pengentasan kemiskinan, pemerataan pembangunan, kesetaraan pendidikan, penurunan angka pengangguran, dan seterusnya.
• Global:
Doakan agar dampak negatif Globalisasi pada sosial budaya masyarakat, khususnya Indonesia, tidak berpengaruh besar, doakan hidup orang percaya meneladani hidup Yesus, sehingga nilai dan gaya hidup kita adalah sesuai Kerajaan Allah, secara moral hidup benar dan menghargai nilai budaya bangsa yang berakar pada keluarga dan suku asal kita.

YANG HARUS DILAKUKAN

Bersyukur atas apapun yang terjadi, dan ingat bahwa ada pengharapan di dalam Yesus yang memegang kendali dan tidak pernah meninggalkan kita.

HIKMAT HARI INI

Whispering hope, oh how welcome thy voice. Making my heart in its sorrow rejoice.
Bisikan pengharapan, oh betapa aku menyambut suaramu. Membuat hatiku dalam kesedihannya bergembira.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com