KASIH TANPA SYARAT

Minggu,19 Februari 2023

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Roma 15:7

RENUNGAN INSPIRASI

Ketika ada orang-orang di kantor, sekolah, kampus, dan pekerjaan tidak dapat menerima kita apa adanya, dimanakah penerimaan seharusnya diperoleh? Sudahkah keluarga menjalankan fungsinya sebagai tempat pertama di mana kasih dan penerimaan ditemukan? Sejatinya kasih dan penerimaan lahir di keluarga dan bertumpu pada keluarga, karena untuk itulah keluarga dibentuk oleh Tuhan. Saat tidak ditemukan penerimaan di tempat lain, keluarga harus menjadi tempat di mana kita bisa merasa nyaman dengan segala keberadaan kita. Ironisnya, yang sering terjadi adalah "transaksi" kasih dalam keluarga. Ekspektasi yang terpenuhi menjadi tolak ukur besarnya kasih sayang dan perhatian yang diberikan. Saat anak melakukan hal yang tidak sesuai ekspektasi, orang tua merasa sulit untuk menerima keberadaan anaknya. Saat orang tua belum sesuai dengan yang diharapkan, anak merasa tak perlu menunjukkan kasih sayang.

Seperti apakah seharusnya keluarga di tengah dunia yang krisis kasih ini? Kisah keluarga Ribka dan Ishak adalah pelajaran nyata bagi kita. Ribka lebih sayang kepada Yakub, mungkin karena sosok Yakub yang tenang, yang suka tinggal di kemah. Sebaliknya Ishak lebih sayang kepada Esau karena ia suka makan daging buruan (Kejadian 25:27-28). Kasih dengan syarat dan standar yang mereka bangun sendiri telah menghancurkan keluarga mereka. Perbuatan Ribka menimbulkan permusuhan di antara kedua anaknya. Yakub akhirnya harus menjadi pelarian dan berpisah dari keluarganya. Ibunya, Ribka, akhirnya tak pernah bertemu lagi dengan anak kesayangannya tersebut sampai akhir hidupnya. Esau hidup dalam kemarahan selama bertahun-tahun. Tragedi panjang dalam perjalanan hidup keluarga mereka adalah buah yang diperoleh dari rasa kasih yang dibangun dengan syarat di dalam keluarga mereka. Kasih keluarga seharusnya merupakan kasih tanpa syarat, itulah yang dibutuhkan keluarga kita. Tanpa kasih dan penerimaan, keluarga kita hanya akan mengalami kehancuran. Siapkah Anda menyalurkan kasih dan penerimaan tanpa syarat di dalam keluarga? [RS]

Ketika Anda membuat kedua daftar tersebut, bukankah Anda menyadari bahwa setiap orang memiliki kelemahan? Diskusikan dengan orang-orang di keluarga Anda tentang hal ini, dan buatlah kesepakatan untuk saling menerima dan mengasihi satu sama lain.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com