MENGANTISIPASI KEMEROSOTAN ROHANI

Senin,30 Oktober 2023

BACAAN ALKITAB HARI INI

Hosea 7:8-11; Hakim-hakim 16:19-20

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Ratapan 3:40

RENUNGAN INSPIRASI

Kemerosotan rohani seringkali tidak terjadi secara frontal atau drastis, dan karena itu pula seringkali tidak disadari. Ini terjadi pada bangsa Israel. Firman Tuhan katakan, "Orang-orang luar memakan habis kekuatannya, tetapi ia sendiri tidak mengetahuinya; juga ia sudah banyak beruban, tetapi ia sendiri tidak mengetahuinya." Kondisi rohani mereka lemah, tapi mereka tidak menyadarinya. Ini semua terjadi karena "Bangsa Israel bersekutu dengan bangsa-bangsa di sekeliling mereka!" (Hosea 7:8 BIS). Alih-alih mengandalkan Tuhan, mereka bergabung dengan bangsa-bangsa lain, yang pada akhirnya menggerogoroti Israel. Nabi Hosea mengacu pada bangsa-bangsa sekitar yang meminta upeti dari bangsa Israel. Keadaan ini tentu memprihatinkan jika dibandingkan dengan masa kejayaan bangsa Israel di bawah pemerintahan Daud dan Salomo.
Sekarang kita mengerti bahwa kemerosotan rohani yang tidak disadari dapat ditandai dengan hilangnya kekuatan. Hal ini juga mengingatkan kita pada Simson. Firman Tuhan mencatat, "sehingga mulailah Simson ditundukkan oleh perempuan itu, sebab kekuatannya telah lenyap dari padanya." (Hakim-hakim 16:19). Yang lebih menyedihkan adalah Simson tidak tahu bahwa Tuhan telah meninggalkannya. Tentu bukan tanpa sebab, baik Simson atau bangsa Israel sama-sama berkompromi dengan dunia. Dari sini kita belajar untuk membereskan area kompromi dalam kehidupan kita. Tidak ada jalan pintas selain kita harus memangkasnya, dan untuk memangkasnya, kita harus tahu batas gelap dan terang. Jadilah pembaca dan pelaku firman supaya Anda sadar dan peka terhadap area dosa. Firman Tuhan seperti cermin yang akan mengungkap dosa dan kompromi kita. Teladani bagaimana Daud mencari Tuhan untuk mengungkapkan hal-hal yang tidak beres dalam hidupnya. Kita pun harus terus menerus membawa diri kita di hadapan Allah dan meminta-Nya menunjukkan bidang-bidang yang kita kompromikan sebagaimana Daud berdoa, "Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!" (Mazmur 139:23-24). Jangan sampai kita mengulangi kesalahan bangsa Israel maupun Simson, jadilah sadar dan peka terhadap kemerosotan rohani dengan tidak berkompromi terhadap dosa. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Menurut Anda, apa yang dimaksud dengan berkompromi dengan dunia ini? Apakah itu mencirikan Anda?
2. Bagaimana kemerosotan rohani dimulai, dan bagaimana supaya itu jangan sampai terjadi dalam hidup Anda?

POKOK DOA

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal. Di dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Jangan berkompromi dengan dunia ini. Pangkas area-area yang rentan membuat Anda berdosa. Jadilah pembaca dan pelaku firman Tuhan, dan pendoa yang setia.

HIKMAT HARI INI

Kemerosotan rohani dimulai dari sikap kompromi akan dunia ini.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com