Hari ini Stefan sangat senang karena Mama berjanji akan membawakan bekal makanan kesukaan Stefan. Mama sudah menyiapkan satu buah pizza kesukaan Stefan. Setelah pelajaran olahraga, Stefan tidak sabar untuk segera menikmati pizza buatan Mama. Namun saat Stefan hendak makan, ia melihat Jax tampak kebingungan karena ketinggalan bekal makanan, dan ia tidak membawa uang jajan. Stefan sempat ragu dan berpikir panjang apakah ia perlu membantu Jax dengan membagi pizza kesukaannya. Setelah Stefan berpikir beberapa saat, ia teringat untuk belajar tidak mementingkan diri sendiri, dan akhirnya Stefan berbagi pizzanya dengan Jax, sekalipun itu makanan kesukaannya.
Seperti Stefan, kita juga bisa belajar jadi anak yang tidak egois, tidak mementingkan diri sendiri. Kita dapat belajar menjadi anak yang murah hati dan mau berbagi. Tuhan Yesus sudah mengajarkan kita untuk mengasihi semua orang tanpa syarat. Tidak hanya mengasihi orang-orang yang kaya atau yang terkenal, tetapi mengasihi semua orang tanpa pilih-pilih seperti yang Tuhan Yesus lakukan. Dengan mengasihi semua orang, kita juga belajar untuk mengasihi Tuhan Yesus. Kita bisa mengasihi orang-orang di sekitar kita dengan mau berbagi, mau menolong teman yang kesulitan, dan menjadi anak yang tidak egois. Ayo kita belajar mengasihi orang lain seperti Tuhan Yesus mengasihi kita! [EF]