Teman-teman, apa yang terlintas di pikiranmu jika mendengar kata muda dan kecil? Mungkin yang terlintas adalah belum bisa berbuat banyak, tidak dihitung, tidak berarti. Sebagai anak yang masih berusia muda, kita juga seringkali merasa tidak bisa berbuat banyak karena segala hal terasa baru untuk kita. Akibatnya, kita sering menolak, malu, takut, tidak percaya diri. Apakah memang betul seperti itu? Dari ayat yang kita baca ternyata Tuhan berpikir sebaliknya. Tuhan tidak memandang usia muda tidak bisa berbuat apa-apa. Malahan, Tuhan memilih dan mengutus Nabi Yeremia yang masih berusia muda saat itu untuk misi yang sangat besar dan penting! Yeremia diminta Tuhan untuk menegur dan mengajak bangsa Israel supaya bertobat, sehingga dapat terhindar dari hukuman Tuhan. Mendengar perintah ini, Yeremia juga seperti kita, ia merasa tidak mampu karena masih muda. Tapi, Tuhan mengingatkan bahwa usia muda dan kekurangan kita tidak menjadi masalah bagi Tuhan. Karena yang penting, Tuhan sendirilah yang akan berjalan menyertai Yeremia, yang harus Yeremia lakukan adalah taat dan percaya saja.
Seperti Tuhan memilih dan memakai Yeremia, Tuhan juga memilih dan mau memakai kita menjadi alat kemuliaan-Nya, berapapun umur kita. Menjadi alat kemuliaan-Nya berarti hidup dan seluruh kemampuan kita untuk menunjukkan kasih, kebaikan dan jalan Tuhan pada sekeliling kita. Percayalah, Tuhan sendiri yang memberikan kemampuan dan keberanian untuk kita. Bagian kita adalah sadar dan percaya kalau hidup kita berharga di tangan Tuhan serta selalu taat melakukan firman Tuhan dimanapun dan apapun kondisinya. Ayo, mulai sekarang jika ada kesempatan untuk melayani di gereja, di sekolah dan dimanapun, kita dapat percaya diri berani mengambil kesempatan itu. Karena Tuhan yang memperlengkapi dan berjalan bersama kita. Kecil di mata dunia, namun di tangan Tuhan menjadi luar biasa. [HJ]