Pernahkah kamu menyadari bahwa di sekitar kita banyak sekali benda dan bangunan yang dipakai untuk mengingat jasa pahlawan? Lembaran uang rupiah ada yang memakai gambar presiden pertama, yaitu Ir. Soekarno. Ada nama jalan yang memakai nama pahlawan. Bahkan Monas dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia melawan para penjajah. Hal ini dilakukan agar siapapun yang melihat akan terus mengenal dan mengetahui cerita di balik benda tersebut, sehingga jasa para pahlawan tidak akan mudah dilupakan bahkan mengajar kita untuk mencintai bangsa Indonesia.
Tuhan juga meminta hal yang sama kepada Yosua, yaitu agar Yosua dan bangsa Israel membuat suatu tanda pengingat akan penyertaan dan pertolongan Tuhan yang ajaib. Masing-masing seorang dari 12 suku akan membawa batu dan menegakkannya di tengah sungai Yordan dan di daratan Gilgal. Tujuan batu ini, agar siapapun yang melihatnya akan mengetahui kisah pertolongan Tuhan kepada bangsa Israel. Melalui kisah ini kita tahu bahwa betapa pentingnya kita mengingat pertolongan dan kebaikan Tuhan. Dengan mengingat kebaikan Tuhan menjadikan kita lebih rendah hati dan tidak mudah takut jika ada persoalan, karena kita tahu pertolongan Tuhan pasti datang tepat waktu. Selain itu, Tuhan juga rindu agar cerita perbuatan kasih-Nya tidak hanya berhenti sampai di kita saja, tapi juga dapat kita sampaikan kepada siapapun yang kita temui. Mari setiap hari kita mengingat kebaikan Tuhan dengan cara menceritakannya kepada keluarga ataupun teman kita, menuliskannya di buku harian, menggambarnya, ataupun menyanyikan pujian bagi Tuhan. Pasti ada 1001 cara untuk mengingat kebaikan Tuhan! [HJ]