BAU TIDAK SEDAP

Senin, 06 April 2026

Ayat Hafalan

Efesus 4:32

Ayo Renungkan

Suatu hari, kelas Lala mendadak riuh! Keributan ini terjadi karena tercium bau yang sangat tidak sedap di dalam ruangan. Ibu Guru segera memeriksa asal bau tersebut, dan ternyata aroma itu berasal dari tas milik Lala. Lala terkejut dan langsung memeriksa isi tasnya. Ternyata, bau busuk itu berasal dari kulit pisang yang lupa ia buang. Kulit pisang itu sudah membusuk dan menimbulkan bau yang mengganggu seluruh kelas. Segera, Lala membuangnya ke tempat sampah di luar kelas agar udara kembali segar.
Banyak dari kita yang tanpa sadar bersikap seperti Lala. Bedanya, bukan kulit pisang yang kita simpan, melainkan perasaan benci atau dendam. Saat kita merasa kesal dan tidak mau mengampuni teman atau keluarga, perasaan itu akan menumpuk di dalam hati kita. Pada awalnya, menyimpan kebencian mungkin terasa biasa saja. Namun, jika dibiarkan lama seperti kulit pisang yang membusuk, hati yang penuh kebencian akan memengaruhi ucapan dan perilaku kita. Orang yang menyimpan dendam biasanya menjadi mudah marah, suka mengingat kesalahan orang lain, bahkan ingin membalas kejahatan. Akibatnya, hidup menjadi tidak tenang dan kehilangan kedamaian. Dalam Efesus 4:31-32, Alkitab memerintahkan kita untuk membuang segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, dan fitnah. Mengapa harus dibuang? Karena hal-hal itu hanya akan mengotori hati kita. Sebaliknya, Tuhan ingin kita menjadi anak-anak yang penuh kasih, ramah, dan murah hati. Kita dipanggil untuk saling mengampuni, sama seperti Tuhan Yesus yang sudah terlebih dahulu mengampuni segala dosa kita. Saat kita merasa sulit untuk memaafkan, ingatlah betapa besarnya kasih Yesus yang tidak pernah menyimpan daftar kesalahanmu! [HJ]

Ayo Diskusi dengan Papa dan Mama

Mengapa menyimpan perasaan benci di dalam hati sama bahayanya dengan menyimpan sampah yang membusuk di dalam tas?
Apa yang biasanya terjadi pada sikap dan ucapanmu saat kamu sedang merasa dendam kepada seseorang? Bagaimana cara mengubahnya menurut Efesus 4:32?

Ayo Berdoa

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mengampuni aku dengan kasih-Mu yang luar biasa. Tolonglah aku agar tidak menyimpan kebencian atau dendam di dalam hatiku. Berikanlah aku hati yang lembut dan ramah agar aku bisa selalu mengampuni orang lain. Amin.

Ayo Lakukan

Memeriksa hati apakah masih ada "sampah" berupa rasa marah atau benci, dan segera membuangnya dengan cara memberikan pengampunan yang tulus.

Tahukah Kamu

Kata "mengampuni" dalam bahasa aslinya juga berarti "melepaskan". Jadi, saat kamu mengampuni seseorang, kamu sebenarnya sedang melepaskan dirimu sendiri dari penjara rasa marah yang melelahkan!

Ayo Ucapkan

Aku dapat mengampuni, karena Yesus terlebih dulu mengampuni aku.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com