Yesaya 11 adalah nubuatan mengenai Yesus. Di sana tertulis bahwa di dalam pribadi-Nya, berdiam Roh Kudus dengan atribut yang salah satunya adalah Roh hikmat. Selama Yesus di dunia, Roh hikmat bekerja dalam diri-Nya, yang menunjukkan kebenaran, pengertian, dan juga menghasilkan kebijaksanaan. Misalnya saja ketika ahli Taurat dan orang Farisi datang mencobai Yesus dengan membawa seorang yang kedapatan berbuat zinah (Yohanes 8:1-11), Yesus memutuskan dengan tepat dan cepat. Dia menunjukkan keadilan, kebenaran, dan solusi dari peristiwa tersebut. Roh hikmat juga ada dalam diri Raja Salomo. Ia harus menghadapi situasi sulit dimana dua orang wanita datang kepadanya untuk mendebatkan dan mengaku mereka adalah ibu kandung dari bayi yang mereka bawa (1 Raja-raja 33:16-28). Roh Hikmat bekerja melalui ide brilian Salomo untuk menguji kebenaran setiap saksi dari kedua wanita tesebut. Sehingga, dengan cepat Salomo dapat mengetahui bahwa wanita yang memohon untuk menyelamatkan bayi adalah ibu kandungnya.
Saat dihadapkan pada beberapa pilihan atau keputusan yang harus kita ambil dengan cepat, kita ini lemah, kita tidak tahu semua hal, kita bisa panik dan takut, sehingga kita cenderung keliru memutuskan. Namun ketika kita dipenuhi Roh Kudus, maka kita juga dapat memiliki atribut yang sama, yaitu Roh hikmat. Sebagai orang percaya, ini adalah hak istimewa kita untuk meminta Roh hikmat bekerja di dalam diri kita. Dengan begitu kita memiliki kebijaksanaan untuk mengambil keputusan dan tindakan dengan cara yang benar. Roh hikmat membimbing kita untuk bertindak dengan cara yang tepat dan memperoleh damai sejahtera. Karena itu, rendahkan hati kita dan mintalah kepada Roh Kudus yang pasti akan memberi dengan murah hati. [IR]