Kita tahu bahwa Roh Kudus sangat penting dalam kehidupan orang percaya. Kita tidak dapat menjalani kehidupan Kristen tanpa bantuan-Nya. Tuhan memang mengirimkan Roh Kudus untuk menjadi Penolong kita, memimpin kehidupan kita. Tetapi yang sering disalahpahami adalah pimpinan Roh Kudus yang diharapkan sebagai pengalaman mistis, seperti saat Roh Kudus dalam bentuk tiang api dan tiang awan memimpin bangsa Israel di padang gurun menuju ke Tanah Perjanjian. Kesalahpahaman lain adalah bahwa orang-orang yang dipimpin Roh Kudus haruslah super-spiritual. Namun, jika kita sudah sempurna, kita tidak membutuhkan Roh Kudus.
Saat kita percaya Yesus, kita menerima pengampunan, dan Roh Kudus membimbing kita menjadi kudus dan menyenangkan Allah. Ia menerangi pikiran kita dari kegelapan sehingga kita dimampukan untuk tunduk dan menaati hukum Allah. Ia akan menjaga kita terjatuh ke dalam dosa, sebagaimana kata firman, "Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging" (Galatia 5:16). Kita harus paham bahwa tarikan daging itu kuat dan untuk mengatasinya, kita membutuhkan kekuatan yang lebih besar. Roh Tuhan adalah kekuatan itu dan ketika kita dipimpin oleh Roh, Ia akan membantu kita mengatasi keinginan daging kita. Jika kita dipimpin oleh Roh Kudus, kita dapat mengetahui langkah-langkah apa yang perlu kita ambil. Begitu banyak pilihan dan keputusan yang harus kita ambil setiap hari. Roh Kudus secara aktif terlibat dalam setiap aspek kehidupan kita, jika kita mau mendengarkan. Roh Kudus akan membantu kita membuat pilihan yang lebih baik dan menuntun kita ke jalan yang Tuhan ingin kita jalani. Tetapi, bagaimana kita tahu bahwa Rohlah yang memimpin kita dan bukan hanya dorongan hati kita sendiri? Salah satu ujian terbaik adalah dengan melihat apakah mereka sejalan dengan firman Tuhan, karena Roh Kudus akan selalu bekerja dalam batas-batas firman Tuhan. Ia tidak akan pernah memimpin kita melakukan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang ada di dalam firman. Ia tidak akan pernah memimpin kita untuk melakukan sesuatu yang tidak akan membawa kemuliaan dan kehormatan bagi nama Yesus. Jika tindakan atau keputusan yang kita pertimbangkan akan mempermalukan nama Yesus, kita tidak dipimpin oleh Roh. Untuk menjalani kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus, kita harus berakar dalam doa, firman Tuhan, dan terhubung dalam persekutuan dengan orang percaya lainnya. Ketika hal-hal ini hadir dalam hidup kita, kita berada dalam posisi terbaik untuk dipimpin oleh Roh Kudus dan kita dapat mengetahui bahwa Tuhan memimpin kita di setiap langkah hidup kita. [EH]