PERTEMUAN YANG BERARTI

Selasa,17 September 2024

BACAAN ALKITAB HARI INI

2 Timotius 4:9-12; Matius 25:36-40

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

2 Timotius 1:4

RENUNGAN INSPIRASI

Setiap orang bisa merasa kesepian. Seperti yang dialami oleh Paulus, ia kesepian karena sahabatnya Demas telah meninggalkannya. Ditambah lagi, kini Paulus mendekam di penjara menunggu saat-saat terakhirnya. Dalam suratnya, Paulus berulang kali menyampaikan agar Timotius datang mengunjunginya. Paulus yang tidak memiliki anak, memiliki Timotius sebagai anak rohaninya, anak yang ia kasihi (1 Tim. 1:2). Tak mengherankan jika Paulus ingin bertemu dengan Timotius menanti hari eksekusinya itu. Setidaknya tiga kali Paulus menyatakan keinginan itu, menunjukkan betapa ia membutuhkan kunjungan tersebut, "Aku ingin melihat engkau kembali; Berusahalah supaya segera datang kepadaku; Berusahalah ke mari sebelum musim dingin." (2 Tim. 1:4; 4:9, 21). Paulus meminta sebelum musim dingin, karena saat musim dingin pelayaran akan terhenti. Bahkan Paulus telah mengatur agar Tikhikus pergi dan menjalankan tugas Timotius kalau-kalau Timotius berpikir tidak dapat meninggalkan pelayanan pastoralnya di Efesus (2 Tim. 4:12). Sebuah permintaan yang terkesan sederhana namun sangat berarti bagi Paulus saat itu. Baginya, saat mereka bertemu, maka penuhlah sukacitanya.
Kenyataan Paulus yang kesepian, menunjukkan kepada kita bahwa tak seorang pun kebal dengan rasa sepi, termasuk kita orang percaya. Bertemu dengan orang yang kita kasihi membawa sukacita tersendiri. Terkadang, yang dibutuhkan orang-orang terdekat kita hanyalah kehadiran kita bersamanya. Pertemuan ini memberi arti yang lebih bermakna dari banyak hal. Saat kita bertemu, hati terhibur dan sukacita meluap. Karenanya, selagi kita masih memiliki orang tua, jangan abai dan menganggap sepele kunjungan dan pertemuan. Sebisa mungkin atur jadwal yang rutin dan terencana untuk mengunjungi mereka. Pun dengan keluarga atau sahabat kita. Jika ada yang sedang sakit, menderita, dan membutuhkan, kunjungilah mereka, sebab inilah yang Tuhan Yesus kehendaki untuk kita lakukan. [RS]

REFLEKSI DIRI

1. Apakah Anda sedang berada dalam kondisi yang membuat Anda merasa kesepian? Apa yang Anda lakukan untuk mengatasinya?
2. Dengan memahami pentingnya kehadiran kita terhadap orang orang dekat yang membutuhkan, bagaimana komitmen Anda untuk melakukan pertemuan dengan mereka?

POKOK DOA

Bapa, ampuni aku yang terkadang abai memperhatikan keluarga dan sesamaku. Tolong aku agar selalu memperhatikan orang tuaku dengan mengunjungi mereka, begitu juga dengan sahabat dan keluarga yang sedang sakit, menderita, dan membutuhkan. Dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Aturlah jadwal yang rutin dan terencana untuk mengunjungi orang tua kita. Jika ada sahabat dan keluarga yang sedang sakit, menderita, dan membutuhkan, kunjungilah mereka.

HIKMAT HARI INI

Terkadang yang dibutuhkan orang terdekat kita hanyalah kehadiran kita bersamanya. Pertemuan ini jauh memberi arti yang lebih bermakna dari banyak hal.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com