Pada waktu usia sekolah, anak-anak sering diminta oleh orang tuanya untuk tidur siang, dan banyak di antara anak-anak yang tidak menyukai kegiatan tidur siang ini karena mengurangi waktu bermain mereka. Namun orang tua harus melakukanya karena tujuan tidur sangatlah penting untuk anak-anak, yaitu untuk pertumbuhan otak, mental, serta kebugaran tubuh.
Yusuf, saat berusia 17 tahun mendapat visi dari Tuhan untuk menjadi pemimpin yang besar melalui mimpinya, namun ia yang masih muda sama sekali tidak mengerti. Oleh karena itu, Tuhan memproses Yusuf melalui perjalanan hidup yang "tidak menyenangkan" baginya agar ia mengerti rencana kekal Allah atas Israel. Dimulai dengan dijual sebagai budak di Mesir dan bekerja bagi Potifar, lalu dipenjarakan di Mesir karena difitnah bersetubuh dengan istri Potifar, hingga terlupakan selama dua tahun oleh juru minum yang ditolongnya. Namun melalui hal-hal yang pahit itu, Tuhan ternyata mempersiapkan Yusuf untuk menjadi pemimpin hebat dengan memberikan dia kesempatan mengikuti semacam "Management Trainee". Dimulai dengan menjadi orang kepercayaan ayahnya atas kakak-kakanya, kemudian menjadi orang kepercayaan Potifar atas rumah dan hartanya, dan akhirnya menjadi orang kepercayaan kepala penjara istana Firaun atas seluruh tahanan. Yusuf belajar tentang manajemen manusia dan tentu belajar semakin mengenal Tuhan yang menyertainya sampai akhirnya tiba waktu Tuhan mengangkatnya menjadi orang kepercayaan Firaun, yang berkuasa menjalankan operasional pemerintahan, terutama dalam menghadapi bencana kelaparan hebat yang melanda dunia saat itu. Terbukti bangsa Israel terpelihara. Kita sebagai orang percaya masa kini juga harusnya demikian, kita yang percaya kepada Tuhan berarti pula harus mempercayakan perjalanan hidup kita kepada-Nya. Baik atau buruk, sedih atau gembira, sehat atau pun sakit, kita orang percaya harus berjalan bersama dengan Tuhan sehingga kita berpengalaman dengan-Nya dan melalui pengalaman itu, kita semakin mengenal Tuhan secara pribadi dan akhirnya mengerti rancangan-Nya yang terbaik atas kita. [AP]