Setiap kita tentu rindu diberkati oleh Tuhan. Ada pun kunci untuk memperoleh hal ini adalah dengan membangun kehidupan yang penuh dengan kemurahan hati dan gaya hidup yang suka memberi. Karena memang Tuhan telah berjanji akan memberkati orang-orang yang suka memberi. Uang kita dilipatgandakan melalui kemurahan hati supaya kita dapat lebih banyak memberi. Alkitab berkata, siapa yang bermurah hati akan selalu diberikan kelimpahan dan siapa yang murah hati akan selalu diperkaya sehingga dapat memberikan lebih.
Tuhan berjanji akan melipatgandakan apa yang kita beri bagi-Nya. Ada banyak contoh mengenai hal ini di dalam Alkitab. Salah satu kisah yang tak asing bagi kita adalah seorang anak yang memberi 5 roti dan 2 ikannya dan menjadi cukup untuk memberi makan 5.000 orang, bahkan sisa 12 bakul. Tuhan menerimanya, memecahkan, memberkatinya, dan melipatgandakannya. Hal yang juga menarik dari pemberian adalah bahwa Tuhan menyamakan hal memberi dengan menanam benih (2 Korintus 9:10-11). Saat menanam benih, kita tak mendapat kembali satu benih. Jika menanam satu biji jagung, kita akan mendapatkan ratusan biji jagung di atasnya. Inilah prinsip yang Tuhan berikan. Saat kita bermurah hati, hal ini sama seperti Tuhan memberi persediaan benih bagi kita untuk ditanam, lalu kemudian Dia menumbuhkannya. Jadi, ada panen besar dari kemurahan hati kita. Seberapa besar hasil panen kita, tergantung pada seberapa banyak benih yang kita tanam. Saat kita menabur sedikit, kita akan menuai sedikit. Sebaliknya, saat menabur banyak maka kita akan menuai dengan berlimpah. Kita juga perlu memahami adanya jeda waktu antara menabur dan menunggu panen. Ini tidak seperti kita memberi hari ini, lalu sore ini Tuhan menebusnya. Dalam masa-masa benih ini bertumbuh, di masa inilah Tuhan ingin kita percaya kepada-Nya. Maka saat hari ini kita menanam di satu musim, yakinlah kita akan menuai di musim lain. Hal apa pun yang kita perlukan untuk menjadi lebih banyak, serahkan kepada Tuhan melalui pemberian kita. Hendaklah kita semakin kaya dalam segala macam kemurahan hati dengan terus menabur benih pemberian kita. Sebab Tuhan pasti akan melipatgandakannya. [RS]