ALLAH TIDAK DAPAT DIPERMAINKAN

Kamis,03 Oktober 2024

BACAAN ALKITAB HARI INI

Hosea 8:2-7; Galatia 6:7-8

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Galatia 6:8

RENUNGAN INSPIRASI

Setelah Paulus mengingatkan dengan keras bahwa Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan, kita diberi tahu tentang hukum tabur tuai dan juga sifat absolut dari kebenaran bahwa kita pasti menuai apa yang kita tabur. Kata "dipermainkan" disini berasal dari kata "mukterizo" yang berarti mengejek atau mencemooh. Jadi, jangan berpikir kita bisa mengelabui Tuhan atas apa yang telah kita tabur. Kita tidak mungkin menuai kebaikan jika yang kita tabur kejahatan. Kita tak bisa menuai persatuan jika yang kita tabur perselisihan. Kita tak bisa menuai kejujuran jika kita menabur kebohongan. Kita tak dapat menuai kesuksesan jika kita menabur kemalasan. Inilah pentingnya bagi kita untuk memperhatikan benih-benih yang kita tabur.
Israel pun harus mengalami keruntuhan oleh karena kedurhakaannya. Mereka menabur angin, maka mereka menuai puting beliung. Menabur angin artinya menabur kesia-siaan, bahkan sekali pun ladang gandum mereka menguning, maka orang lain-lah yang akan menelannya. Bukan tidak mungkin apa yang kita tabur tidak pernah kita tuai, seperti Israel yang ibadahnya kepada Allah tercemar oleh kehidupan mereka yang duniawi dan penuh dosa. Mereka berseru-seru kepada Allah namun di saat bersamaan menolak jalan-jalan-Nya. Ingat, Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Jadi peringatan Tuhan bagi kita adalah supaya kita memperhatikan apa yang kita tabur dan kita perlu memperhatikan cara kita menabur. Firman-Nya melanjutkan dengan nasihat agar kita menabur dalam Roh, artinya kita harus menjaga hati dan pikiran kita untuk terus berfokus pada hal-hal yang berasal dari Roh, dengan demikian kita didorong oleh kasih karunia Allah untuk dapat menabur dengan sumber daya apa pun yang telah Tuhan berikan kepada kita, baik itu waktu, bakat, dan juga kekayaan. Saat kita menabur dalam Roh, kita dapat yakin bahwa kita akan menuai hal-hal baik, bahkan yang lebih baik, yaitu hidup yang kekal dari Roh itu. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Apa hal penting yang harus kita renungkan sekaligus praktikkan terkait menabur?
2. Apa hal-hal yang ingin Anda tabur, dan bagaimana Anda melakukannya?

POKOK DOA

Allah Bapa, ampuni aku yang telah menabur hal-hal tidak baik dalam hidupku. Aku tidak berani mempermainkan Engkau. Biarlah Roh Allah memimpin segala hal yang akan kutabur, dan biar pada akhirnya aku dapat menuai berkat yang kekal. Di dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Menaburlah dalam Roh.

HIKMAT HARI INI

Selalu lakukan yang terbaik dari apa yang Anda tabur sekarang. Anda akan menuainya nanti.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com