BUKAN UNTUK MENYUKAKAN MANUSIA

Sabtu,19 Oktober 2024

BACAAN ALKITAB HARI INI

Galatia 1:10

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Amsal 29:25

RENUNGAN INSPIRASI

Selama kita hidup di dunia, penilaian manusia adalah sesuatu yang tak dapat kita hindari. Setiap gerak-gerik kita menimbulkan pandangan dan penilaian tersendiri di mata orang lain. Kita dinilai berdasarkan sikap, cara berinteraksi, kontribusi sosial, dan aspek-aspek lain yang bersifat objektif mau pun subjektif. Faktanya, tidak sedikit orang yang selalu berusaha mencari kekurangan orang lain. Sebaik apa pun yang kita rasa telah kita lakukan, kita tak luput dari kritik atau pandangan negatif. Akibatnya, banyak dari kita merasa takut mendengar penilaian dari orang lain, takut mengalami penolakan, atau bahkan penghakiman dari mereka. Sampai di satu titik, kita akan mengorbankan banyak hal demi menyukakan dan mendapat persetujuan manusia.
Jika Anda adalah salah satu orang yang mengalami masalah ini, ingatlah bahwa tugas kita bukanlah untuk menyukakan manusia, melainkan Tuhan. Jika kita cenderung lebih memikirkan perkataan manusia serta penilaiannya, bisa jadi kita telah melupakan identitas kita sebagai hamba dan pelayan Tuhan. Kita juga merupakan ciptaan yang berharga bagi-Nya karena Tuhan mengasihi kita dengan anugerah yang begitu besar (Yesaya 43:4). Pada dasarnya, kita memiliki nilai dan karakter Tuhan yang melekat dalam diri. Inilah kebenaran yang harus ditanam dalam hati dan pikiran kita. Jika tidak, akan sangat mudah bagi kita untuk merasa ciut dan tidak berdaya atas penilaian orang lain. Sebaliknya, jika kita telah menghidupi identitas yang Tuhan beri dan memiliki citra diri yang positif, kita mampu memandang suatu penilaian dari sudut pandang yang berbeda. Bukan lagi sebagai ancaman yang menakutkan, tetapi suatu kesempatan untuk membawa diri semakin serupa dengan Kristus. Alih-alih menjadi defensif, kita dapat menjadi reseptif (terbuka atas pandangan orang lain), dan menimbang berdasarkan fakta. Kita tetap dapat menguji kembali setiap feedback atau masukan melalui kebenaran yang sudah Tuhan beritahukan dalam firman-Nya. Ingatlah untuk selalu berfokus menyukakan Tuhan dengan merenungkan dan melakukan perintah-Nya. [SR]

REFLEKSI DIRI

1. Ceritakan kondisi ketika Anda merasa takut akan penilaian manusia, apa yang Anda lakukan untuk menghadapinya?
2. Bagaimana seharusnya orang percaya menanggapi penilaian manusia?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, ampuni aku yang terus berusaha menyukakan manusia. Tolong aku agar tidak lagi takut akan pandangan dan perkataan manusia, tetapi dapat memandangnya dari sisi yang positif, agar aku dapat menjadi pribadi yang lebih baik di hadapan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Menghidupi identitas diri yang sudah Tuhan berikan. Fokus menyukakan Tuhan dengan melakukan firman-Nya. Bersikap reseptif, menguji setiap feedback/masukan.

HIKMAT HARI INI

“Tidak ada rasa takut akan penghakiman bagi orang yang menilai dirinya sendiri berdasarkan Firman Tuhan.” – Howard G.Hendricks
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com