KETIKA PILIHAN SANGAT BERISIKO

Sabtu,04 Januari 2025

BACAAN ALKITAB HARI INI

Ester 4:16

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Ester 4:16

RENUNGAN INSPIRASI

Mordekhai adalah seorang Benyamin yang diangkut dari Yerusalem sebagai salah seorang buangan yang turut dengan Yoyakhin–yang juga disebut Yekhonya–raja Yehuda, ketika ia diangkut ke dalam pembuangan oleh raja Nebukadnezar, raja Babel (2 Raj 24:15; Est 2:5-6). Mordekhai adalah salah satu dari sekian orang yang tidak kembali pulang untuk membangun Bait Suci di Yerusalem sesuai keputusan raja Koresh (Ezra 1:1-5). Ia tinggal di kota Susan bersama sepupunya yang kemudian berhasil menjadi permaisuri raja Ahasyweros, yaitu Ester (Ester 2).
Di tengah kondisi damai di Yerusalem setelah Bait Suci berhasil dibangun, tiba-tiba raja Ahasyweros mengeluarkan surat keputusan untuk membinasakan seluruh orang Yahudi yang berada di bawah wilayah kekuasaan kerajaan Persia. Surat keputusan ini merupakan hasil dari niat jahat Haman, yaitu salah satu petinggi raja Ahasyweros yang tidak terima dengan sikap Mordekhai karena tidak mau berlutut dan sujud kepadanya yang baru saja mendapatkan promosi dari raja (Ester 3:1-15). Mordekhai mengetahui niat jahat Haman, ia meminta Ester untuk menghadap raja, namun Ester menyadari bahwa ia tidak bisa menemui raja jika tidak dipanggil, sebab berdasarkan aturan ia bisa dihukum mati. Namun Ester memberanikan diri untuk menghadap raja demi menolong bangsanya, dengan memohonkan doa serta puasa dari semua orang Yahudi yang terdapat di Susan (Ester 4:1-17). Memutuskan pilihan yang berisiko seperti ini bukanlah hal yang mudah bagi Ester, tetapi seperti kata Mordekhai, siapa tau posisinya sebagai ratu dapat menjadi sarana untuk membela dan menolong bangsanya dari kepunahan. Seperti Ester dan Mordekhai, kita pun sadar hidup ini penuh dengan lika-liku tajam, ada kalanya kita diperhadapkan dengan pilihan-pilihan yang tampaknya serba salah, ekstrem, bahkan berisiko. Dalam keadaan demikian, kita bisa meneladani langkah Ester, yaitu dengan berdoa dan berpuasa. Kita harus melatih sikap rendah hati kita di hadapan Tuhan melalui doa dan puasa, supaya kita beroleh pimpinan serta bimbingan-Nya, sehingga keputusan yang kita ambil saat ini dapat membuahkan hasil yang manis di masa mendatang. [AP]

REFLEKSI DIRI

1. Pernahkah Anda dihadapkan pada pilihan yang serba salah? Apa itu? Bagaimana pada saat itu Anda memutuskan?
2. Apa yang akan Anda lakukan jika tiba-tiba situasi menjadi serba salah dan sangat berisiko?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, aku percaya Engkau selalu mendatangkan kebaikan atas hidupku. Tolonglah aku dengan hikmat yang dari Tuhan, untuk dapat memutuskan pilihan-pilihan sulit dalam hidup ini. Di dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Belajar berpikir secara tenang dalam menghadapi situasi dan pilihan yang sulit. Jangan sembarangan memutuskan. Selalu andalkan Tuhan dalam pengambilan keputusan, apalagi yang sangat berisiko. Berdoa dan berpuasalah.

HIKMAT HARI INI

Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com