Saat kita baru memulai hubungan dengan sesama, berbuat kebaikan bagi mereka bukanlah perkara sulit. Dalam sikon-sikon tertentu, kita mau mengantar mereka pulang, kita mau berbagi makanan, kita mau menolong pekerjaan mereka. Namun saat hubungan mulai terjalin lama, berbuat kebaikan bisa terasa seperti beban. Alasannya bermacam-macam, misalnya karena tidak adanya perubahan positif bagi orang yang ditolong, kita merasa dimanfaatkan, atau kita merasa tidak ada nilai tambahnya bagi kita. Kita mungkin merasa lelah secara emosional dan fisik karena terus menerus berinvestasi kepada orang lain, khususnya apabila kebaikan kita tidak membuahkan hasil yang langsung terlihat.
Jika Anda adalah satu dari banyak orang yang tengah merasa jemu dalam berbuat baik, ketahuilah bahwa memang buah-buah dari kebaikan Anda tidak akan segera Anda nikmati. Panen tidak datang instan setelah benih ditabur. Firman Tuhan katakan, ada waktunya untuk menuai, dengan syarat jika Anda tidak menjadi lemah, patah semangat, atau putus asa. Karena itu, ada beberapa hal penting yang perlu kita garisbawahi, agar kita tetap giat dalam berbuat baik. Saat firman Tuhan menegaskan, "janganlah kita jemu-jemu", ini artinya kita harus tekun dan gigih. Paulus bukan hanya berbicara kepada jemaat Galatia, namun juga kepada dirinya sendiri, sebab kala itu pekerjaan Paulus di antara mereka belum benar-benar membuahkan hasil, ditambah lagi karena bahaya pengajaran yang dibawa oleh kaum legalis. Jadi, seperti Paulus, kita semua perlu mengingatkan diri kita sendiri agar tidak patah semangat dalam berbuat baik. Kemudian, kalimat "apabila sudah datang waktunya", menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan bekerja berdasarkan waktu-Nya, bukan kita. Sebab kata "menuai" disini menunjukkan berkat atau pahala yang datang dari Tuhan, baik di kehidupan saat ini mau pun dalam kekekalan. Jadi, yang sesungguhnya Tuhan nilai ialah kesetiaan kita di dalam melakukan perbuatan-perbuatan yang baik dan benar. Karena itu, selama kita memiliki kesempatan untuk berbuat baik, lakukanlah itu kepada semua orang, terutama kawan-kawan seiman. Hari ini, kira-kira perbuatan baik apa yang akan Anda lakukan bagi anggota keluarga, rekan kerja, rekan di CORE, tetangga, dan orang-orang lainnya yang akan Anda temui? [LS]