PENDERITAAN KITA DIAWASI

Sabtu,23 Agustus 2025

BACAAN ALKITAB HARI INI

Ibrani 12:1; Efesus 3:8-13

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Efesus 3:10

RENUNGAN INSPIRASI

Saat sedang mengalami kesulitan hidup dan penderitaan yang berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, banyak orang merasa dirinya adalah orang yang paling malang. Mereka merasa sendiri dan sepi, sehingga tak jarang mereka tergoda untuk menyerah dan berputus asa atas keadaan yang dialaminya. Namun sebagaimana yang Alkitab katakan, kita harus yakin bahwa penderitaan orang percaya mengerjakan kemuliaan kekal yang jauh melebihi rasa sakit yang dialaminya saat ini (2 Kor 4:17).
Maka yang perlu kita pahami adalah penderitaan kita tidak pernah hanya bersifat personal/pribadi, karena segala sesuatu yang kita lakukan dan katakan diawasi oleh dunia yang tak kasat mata. Kita semua berada di medan pertempuran. Kita dikelilingi banyak saksi, termasuk makhluk surgawi (Daniel 4:13, 17) dan makhluk neraka (Efesus 6:12). Malaikat Tuhan mengawasi kita; Allah bisa mengirimkan mereka sebagai jawaban atas doa-doa kita, dan juga memberi akal budi agar kita mengerti rencana Allah (Daniel 9:21-23), mereka juga berkemah di sekeliling kita untuk memberi perlindungan yang tak dapat dilihat mata (2 Raja-raja 6:17; Mazmur 34:8). Namun Iblis juga mengawasi kita, ia berjalan mengelilingi dan menjelajah bumi (Ayub 1:7). Iblis ingin kita meragukan Tuhan dan meninggalkan kepercayaan kita kepada-Nya. Jadi, saat kita memuliakan Tuhan di tengah penderitaan kita, kita sedang menunjukkan pada Iblis betapa berharga dan mulianya Tuhan. Selain itu, Paulus yang menuliskan suratnya saat di dalam penjara mengatakan bahwa melalui jemaat, yaitu kita semua, hikmat Tuhan diberitahukan kepada pemerintah dan penguasa di Sorga (Efesus 3:10-13). Tidakkah ini luar biasa, bahwa Malaikat Tuhan dan Iblis mengetahui tentang Allah; salah satunya dengan melihat respons kita terhadap penderitaan. Maka, tidaklah benar jika tidak ada seorang pun yang peduli dan memperhatikan kita, tidaklah benar jika kasih Tuhan diukur melalui berkat materi atau penderitaan, dan tidaklah benar jika kesetiaan kita di dalam penderitaan tidak ada gunanya. Penderitaan kita tidak pernah sia-sia, baik bagi diri kita sendiri, mau pun bagi seisi langit dan bumi. Terlebih di mata Tuhan, sehingga kita memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Apa penderitaan atau kesusahan hidup yang sedang Anda hadapi hari-hari ini?
2. Bagaimana pandangan Anda terhadap penderitaan atau kesusahan tersebut?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk setiap keadaan yang Kau ijinkan terjadi dalam hidupku. Aku sadar ada banyak saksi yang memperhatikanku. Mampukan aku Roh Kudus, untuk memperjuangkan imanku kepada Yesus Kristus. Di dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Memahami bahwa penderitaan orang percaya tidak pernah sia-sia. Ada banyak saksi yang memperhatikan kita. Karena itu, kita harus menjaga respons yang berkenan kepada Allah sekali pun dalam penderitaan.

HIKMAT HARI INI

Penderitaan kita tidak pernah sia-sia; baik bagi diri kita sendiri, mau pun bagi seisi langit dan bumi.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com