NDC VISION

Rabu,01 Oktober 2025

BACAAN ALKITAB HARI INI

Matius 28:19-20

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Habakuk 2:2

RENUNGAN INSPIRASI

Habakuk 2 menunjukkan pergumulan Nabi Habakuk dengan keadilan Tuhan. Habakuk berdiri di menara pengintai untuk meninjau dan menantikan jawaban Tuhan. Kemudian Tuhan memberikan penglihatan, yaitu sebuah penyataan dari diri-Nya sendiri mengenai arah dan tujuan yang Tuhan maksud dan kehendaki. Yang menarik, Tuhan meminta Habakuk menuliskannya dengan jelas di loh-loh (papan batu atau lempengan) supaya setiap orang – bahkan yang sedang berlari, dapat membacanya dan dapat menyampaikannya dengan benar kepada orang lain. Seperti inilah visi gereja diperoleh, ditinjau, ditulis dengan jelas, dan disebarkan agar dapat dijalankan bersama. Visi gereja NDC bukan sekadar ide manusia, melainkan arahan ilahi yang perlu kita pahami dan jalani dengan setia, sebab visi NDC merupakan apa yang Tuhan kehendaki bagi jemaat ke depannya. Karena itulah, bertepatan dengan bulan ulang tahun gereja, NDC merasa perlu untuk kembali menghayati visi yang telah Tuhan beri bagi gereja ini: "Menjadikan setiap jemaat murid Yesus dengan cara yang relevan sehingga berdampak bagi lingkungan."
Seperti Habakuk yang diperintahkan Tuhan untuk membuat visi menjadi jelas dan praktis, maka dalam visi NDC, ada tiga substansi yang perlu kita fokuskan, yaitu "murid Yesus", "cara yang relevan", dan "berdampak bagi lingkungan". Menjadi murid Yesus berarti lebih dari mengetahui pengetahuan teologis, melainkan menjadi murid sebagai "apprentice", yaitu belajar dari Yesus, meniru cara-Nya, hidup dalam ketaatan, berbuah dalam karakter (kasih, kerendahan hati, ketaatan). Discipleship merupakan proses formasi (pembentukan) sekaligus transformasi (perubahan) karakter dan praktik iman sehari-hari melalui doa, firman, komunitas, dan pelayanan. Pemuridan sangatlah penting, sebagaimana Yesus mengakhiri pelayanan-Nya di bumi dengan meninggalkan Amanat Agung (Mat 28:19-20). Namun di tengah dunia yang berubah dengan cepat, kita ditantang untuk melakukan pemuridan dengan cara yang relevan. Relevan disini bukan kompromi terhadap kebenaran, melainkan kemampuan dan kreativitas dalam menyampaikan serta menghidupi Injil melalui bahasa, media, serta konteks yang sesuai perkembangan zaman. Relevansi terjadi saat kita menyentuh masalah-masalah di lapangan, entah itu pekerjaan, hubungan, teknologi, dan banyak lainnya, tanpa mengurangi isi kebenaran Firman Tuhan. Ketika pemuridan dijalankan secara relevan dan menyentuh kehidupan nyata, maka banyak orang mengalami perbaikan hidup secara spiritual, emosional, dan sosial. Terjadi pendewasaan, perbaikan relasi, komunitas yang saling menopang, anak-anak yang aman, mental yang kuat dan sehat. Inilah titik dimana nilai-nilai kerajaan Sorga mempengaruhi praktik masyarakat. Semua proses ini menunjukkan bahwa visi gereja merupakan tujuan yang harus dijalani dengan kesungguhan dan komitmen. Karenanya, tulislah visi ini pada "loh-loh" gereja kita, yaitu di hati, bibir, dan praktik hidup para pemimpin, para pengajar, setiap fulltimer dan jemaat. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Apa yang telah atau dapat saya perbuat dalam upaya mendukung visi gereja?
2. Menurut Anda secara pribadi, kira-kira program gereja apa yang perlu dimulai, ditingkatkan, atau justru dikurangi, agar visi gereja menjadi lebih tepat sasaran?

POKOK DOA

Tuhan, terima kasih untuk visi yang Tuhan beri bagi gereja kami. Tolong kami untuk bersatu hati menjalankan visi ini dengan kesungguhan dan komitmen. Kami percaya Roh Kudus menolong, menjaga, dan membuat berhasil setiap misi untuk mencapai visi gereja. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Setiap pemimpin, pengajar, fulltimer, dan jemaat harus mengingat dan bersatu hati dalam menjalankan visi gereja. Fokus pada pemuridan, relevansi, dan kehidupan yang berdampak.

HIKMAT HARI INI

Gereja harus melahirkan murid-murid Yesus yang relevan dan berdampak.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com