JANGAN MENUNDA PERTOBATAN

Jum'at,17 April 2026

BACAAN ALKITAB HARI INI

2 Korintus 6:1-2

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Ibrani 3:15

RENUNGAN INSPIRASI

Keselamatan adalah anugerah Allah bagi manusia. Hal itu tidak diperoleh karena usaha atau kebaikan kita, melainkan karena kasih-Nya. Namun, banyak dari kita yang kerap menganggapnya remehâkeselamatan dipandang sebagai urusan nanti. Apa yang ada di depan mata terasa lebih mendesak, sementara yang kekal dianggap belum perlu. Harta diprioritaskan daripada iman, pasangan daripada persekutuan dengan Tuhan, dan kenyamanan daripada penyangkalan diri di hadapan-Nya. Kita mungkin merasa masih memiliki waktu untuk kembali kepada Tuhan, padahal penundaan itu justru memperlihatkan hati yang belum taat dan belum sungguh-sungguh tunduk kepada-Nya.
Melalui bacaan Alkitab hari ini, Paulus menasihati agar kita tidak menyia-nyiakan kasih karunia Allahâanugerah keselamatan yang telah diberikan kepada kita. Ini bukan hanya bagi mereka yang belum percaya, tetapi juga bagi orang percaya yang masih menunda ketaatan, memelihara dosa, atau membiarkan hati terdistraksi dari Tuhan. Pertobatan bukan sekadar keputusan sesaat, melainkan anugerah yang memampukan kita untuk terus berbalik kepada Tuhan setiap hari. Tanpa kesadaran ini, hati mudah berkompromi, seolah-olah masih ada waktu. Padahal, hidup kita seperti uap yang segera lenyap (Yak. 4:14). Kita tidak perlu menunggu waktu yang "tepat" atau merasa cukup baik untuk datang kepada Tuhan. Justru hari ini adalah kesempatan bagi kita. Biarlah Roh Kudus mengerjakan dalam hati kita kerinduan untuk hidup dalam kebenaran, meninggalkan dosa, dan semakin melekat kepada-Nya. Allah tidak menuntut kesempurnaan seketika, tetapi pertobatan yang nyataâhati yang sungguh berbalik dan hidup yang terus diperbarui. Karena itu, jika hari ini kita mendengar suara-Nya, jangan keraskan hati. Waktu terbaik untuk bertobat adalah sekarang, oleh anugerah-Nya yang masih diberikan bagi kita. [SR]

REFLEKSI DIRI

1. Adakah dosa yang Anda tahu harus segera ditinggalkan, tetapi Anda masih belum melakukannya? Mengapa Anda menundanya?
2. Bagaimana Anda merespons panggilan pertobatan ketika Tuhan menegur melalui Firman, nasihat orang lain, atau situasi hidup yang sulit?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih karunia-Mu yang begitu besar bagi kami, sekalipun kami tidak layak menerimanya. Tolonglah kami untuk sungguh-sungguh kembali hidup dalam ketaatan kepada-Mu tanpa menunda hingga hari esok. Ajarlah kami menyatakan pertobatan yang nyata melalui sikap dan kehidupan kami setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Luangkan waktu untuk memeriksa diri di hadapan Tuhan dan akui dosa atau kebiasaan hidup yang masih menjauhkan kita dari-Nya. Mintalah pimpinan Roh Kudus untuk menolong kita bertobat, lalu ambil langkah nyata dalam kehidupan sehari-hari dengan meninggalkan dosa dan mulai hidup dalam ketaatan kepada Firman Tuhan.

HIKMAT HARI INI

“Allah telah menjanjikan pengampunan bagi pertobatanmu, tetapi Ia tidak menjanjikan hari esok bagi penundaanmu.” - St. Augustine of Hippo
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com