CAWAN MURKA YANG DIMINUM KRISTUS

Sabtu,18 April 2026

BACAAN ALKITAB HARI INI

Roma 5:8-9

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Matius 26:39

RENUNGAN INSPIRASI

Dalam Kitab Kejadian, kita melihat bagaimana dosa pertama kali merusak relasi antara Allah dan manusia. Ketika Adam dan Hawa tidak taat kepada Allah, dosa masuk ke dalam dunia dan sejak saat itu natur dosa diwariskan dari generasi ke generasi. Alkitab mencatat bagaimana kejahatan manusia semakin berkembang—mulai dari pembunuhan Habel oleh Kain, hingga pemberontakan manusia yang membangun menara Babel. Dosa yang terus meluas ini mendatangkan murka Allah, sehingga Ia membinasakan manusia melalui air bah pada zaman Nuh. Semua ini menunjukkan bahwa Allah adalah kudus, dan karena kekudusan-Nya, Ia tidak membiarkan dosa tanpa hukuman. Bahkan umat-Nya sendiri, bangsa Israel, pernah harus meminum cawan murka Allah ketika mereka berdosa dengan menyembah berhala (Bil. 25:3-9; Kel. 32:33-35).
Dalam Perjanjian Lama, Allah menetapkan sistem korban hewan sebagai sarana pendamaian bagi umat-Nya, bukan sebagai penyelesaian akhir bagi dosa, melainkan sebagai penutup sementara yang menunjuk kepada penebusan sempurna di dalam Yesus Kristus (Ibrani 10:4). Karena itu, manusia tetap membutuhkan korban yang sungguh-sungguh sanggup menanggung hukuman dosa dan memuaskan keadilan Allah. Kristuslah satu-satunya yang memenuhi syarat itu: Ia menjadi manusia tanpa dosa, sehingga layak menjadi korban yang sempurna. Di kayu salib, Ia meminum cawan murka Allah yang seharusnya kita terima. Ia dihina, disiksa, dan mati sebagai pengganti kita. Yang paling berat bukan hanya salib secara fisik, Yesus juga mengalami kengerian akan keterpisahan relasional dengan Bapa. Melalui pengorbanan-Nya, keadilan Allah dinyatakan sekaligus dipuaskan, dan kasih-Nya dinyatakan secara nyata: ketika kita masih berdosa, Kristus telah mati bagi kita (Roma 5:8-9). Setiap orang yang percaya kepada-Nya dibenarkan oleh darah-Nya dan diselamatkan dari murka Allah. Oleh sebab itu, jangan sia-siakan anugerah keselamatan yang telah dikerjakan Kristus bagi kita. Hiduplah dalam pertobatan, dan berjuanglah melawan godaan dosa. Sebab murka Allah nyata terhadap dosa, tetapi di dalam Kristus kita menerima pengampunan dan keselamatan. [AP]

REFLEKSI DIRI

1. Apa makna dari cawan murka yang diminum Kristus bagi Anda pribadi?
2. Karena Kristus telah meminum cawan murka Allah yang seharusnya kita terima, bagaimana seharusnya kita memandang dosa dalam hidup kita hari ini?

POKOK DOA

Ya Bapa, aku bersyukur atas kasih-Mu yang begitu besar bagi dunia ini, sehingga Engkau mengaruniakan Yesus Kristus, sebagai Tuhan dan Juruselamatku. Ajarlah aku untuk taat dan setia kepada-Mu dengan mengerjakan keselamatan yang telah kuterima dari pada-Mu melalui seluruh potensi hidupku di dunia ini. Dalam nama Yesus, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Jangan sia-siakan anugerah keselamatan yang telah dikerjakan Kristus bagi kita. Hiduplah dalam pertobatan, dan berjuanglah melawan godaan dosa. Ingatlah bahwa murka Allah nyata terhadap dosa, tetapi di dalam Kristus kita menerima pengampunan dan keselamatan.

HIKMAT HARI INI

Yesus yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita supaya kita dibenarkan Allah di dalam Dia.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com