KARENA TUHAN YANG MENYURUHNYA…

Jum'at,14 Agustus 2026

BACAAN ALKITAB HARI INI

Lukas 5:1-11

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Lukas 5:5

RENUNGAN INSPIRASI

Simon dan rekan-rekannya adalah nelayan berpengalaman yang setiap hari mencari ikan di danau Genesaret. Mereka mengetahui waktu dan tempat terbaik untuk menebarkan jala. Namun, setelah bekerja keras sepanjang malam, mereka tidak memperoleh seekor ikan pun. Ketika pagi tiba dan mereka sedang membersihkan jala, Yesus meminta Simon bertolak ke tempat yang lebih dalam dan menebarkan jalanya kembali (Luk. 5:4). Dari sudut pandang seorang nelayan, perintah itu terasa tidak masuk akal. Waktu terbaik telah berlalu, dan pengalaman semalam menjadi bukti bahwa usaha mereka sia-sia. Simon pun menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk. 5:5). Jawaban ini menunjukkan bahwa Simon memilih mempercayai perkataan Yesus di atas pengalaman dan pengetahuannya sendiri. Meskipun pengenalannya akan Yesus masih bertumbuh, ia bersedia menaati otoritas-Nya. Melalui ketaatan itu, Yesus menyatakan kuasa-Nya dengan memenuhi jala mereka dengan banyak ikan hingga hampir koyak. Mujizat ini bukan sekadar tentang hasil tangkapan yang melimpah, melainkan tentang penyataan identitas Yesus sebagai Tuhan yang berkuasa atas seluruh ciptaan. Respons Simon pun berubah, dari melihat Yesus sebagai "Guru", ia tersungkur sambil berkata, "Tuhan, pergilah daripadaku, karena aku ini seorang berdosa." Perjumpaan dengan kuasa Kristus membuat Simon semakin mengenal dan menyadari siapa Yesus.
Sering kali Tuhan juga memanggil kita untuk memercayai firman-Nya ketika keadaan tampak bertentangan dengan logika atau pengalaman kita. Ketaatan bukan berarti kita sudah memahami seluruh rencana Tuhan, melainkan memilih mempercayai Pribadi yang memberi perintah. Ketika kita melangkah dalam iman, Tuhan selalu memakai setiap proses untuk menyatakan diri-Nya dan membentuk kita menjadi murid-murid yang semakin mengenal-Nya. Pada akhirnya, tujuan terbesar dari ketaatan bukanlah mengalami mujizat, melainkan semakin mengenal Kristus dan mengikuti panggilan-Nya. Kiranya Tuhan menolong kita untuk memiliki iman yang berani melangkah dalam ketaatan kepada-Nya. [MJ, LS]

REFLEKSI DIRI

1. Apakah Anda bersedia menaati perkataan Yesus, bahkan ketika itu bertentangan dengan logika dan pengalaman Anda?
2. Apakah tujuan Anda mengikuti Yesus adalah memperoleh mujizat, atau semakin mengenal Dia dan hidup sebagai murid-Nya?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, berikan aku iman untuk tetap taat meskipun aku belum memahami rencana-Mu. Tolong aku agar tidak hanya mengandalkan pengalaman dan pengertianku sendiri, tetapi percaya bahwa jalan-Mu selalu yang terbaik. Pakailah hidupku untuk menyaksikan kemuliaan-Mu melalui ketaatan setiap hari. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Apa pun yang Tuhan perintahkan, beranilah untuk menaatinya, sekali pun bertentangan dengan logikan atau pengalaman kita.

HIKMAT HARI INI

Ketaatan membawa kita bukan sekadar kepada mujizat Tuhan, tetapi kepada pengenalan yang lebih dalam akan Tuhan sendiri.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com