Sering kali saat kita bangun di pagi hari, yang pertama kali kita pikirkan adalah tagihan yang belum terbayar, pekerjaan yang menumpuk, kesehatan yang belum membaik, atau keputusan penting yang belum jelas. Masalah yang sama masih membayangi kita ketika kita membuka mata. Tetapi Ratapan 3 mengingatkan kita bahwa meskipun masalah kita masih ada, rahmat Tuhan tidak pernah habis.
Ratapan 3:20-25 ditulis Yeremia bukan ketika hidupnya sedang baik-baik saja, melainkan di tengah penderitaan dan kehancuran. Ia sedang mengingat kesesakan, kepahitan, dan kehilangan yang dialaminya. Namun, justru di tengah keadaan itu, ia berkata, "Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku berharap: tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!" Yang berubah bukan keadaannya, melainkan apa yang Yeremia pilih untuk perhatikan. Ketika ia mengingat kembali karakter Tuhan, ia menemukan alasan untuk berharap. Frasa "selalu baru tiap pagi" berarti setiap fajar menyingsing, kita kembali berhadapan dengan kasih setia dan kemurahan Tuhan yang melimpah. Itu sebabnya kita patut mengawali hari dengan datang kepada Tuhan dan menerima pertolongan dari-Nya. Inilah yang membuat kebenaran "new mercies every morning" begitu indah. Rahmat Tuhan bukan sekadar sesuatu yang kita terima ketika hidup berjalan sesuai keinginan kita. Rahmat Tuhan adalah alasan mengapa kita masih dapat berharap ketika hidup justru berjalan sebaliknya. Kita mungkin belum mendapatkan jawaban atas doa kita, tetapi kita masih memiliki Tuhan yang setia. Kita mungkin belum melihat jalan keluar, tetapi kita tidak pernah kehilangan penyertaan-Nya. Kita mungkin masih memikul kebingungan yang sama, tetapi kita bangun pagi ini dengan rahmat yang baru untuk menjalaninya. Tuhan tidak menjanjikan bahwa setiap pagi masalah kita tiba-tiba selesai; Ia menjanjikan bahwa kasih setia-Nya tidak pernah berakhir dan rahmat-Nya selalu baru. Biarlah di pagi ini, hati kita dipenuhi pengharapan dan keyakinan bahwa Tuhan yang setia pasti menopang kita sepanjang hari. [MJ, LS]