Mendengar berita pembebasan di tengah kondisi penindasan adalah sesuatu yang sangat membahagiakan. Demikianlah kondisi orang-orang Israel di zaman Yesus; mereka sangat lelah berada di bawah penindasan Kekaisaran Romawi. Karena itu, saat Yesus datang memberitakan bahwa Kerajaan Surga sudah dekat, tidak heran banyak orang berkumpul untuk mendengarkan-Nya. Namun, Yesus tidak datang sekadar untuk menyenangkan telinga mereka. Ia menyerukan pertobatan sebagai respons terhadap hadirnya Kerajaan Allah, dan pertobatan itu tidak berhenti pada mendengar atau menyetujui pemberitaan-Nya; pertobatan menuntut langkah nyata untuk meninggalkan kehidupan lama dan mengikut Dia. Karena itu, Yesus mencari dan memanggil orang-orang yang akan dibentuk menjadi murid untuk hidup meneladani-Nya. Di dekat Danau Galilea, Ia memanggil empat murid pertama-Nya. Mereka mungkin telah mendengar berita tentang Kerajaan Allah, tetapi kali ini mereka diperhadapkan pada sebuah keputusan: apakah mereka hanya akan menjadi pendengar, atau merespons panggilan itu dengan mengikut Yesus? Tanpa berpikir panjang, mereka segera meninggalkan pekerjaan dan keluarga mereka, lalu mengikut Dia. Sejak saat itu, mereka tidak lagi sekadar mendengar tentang Yesus, tetapi mulai belajar hidup bersama-Nya, mengikuti-Nya, dan dibentuk menjadi murid-Nya.
Ketika Yesus berkata, "Mari, ikutlah Aku", Ia tidak sedang menawarkan sebuah ajakan untuk sekadar menambah pengetahuan rohani, tetapi memanggil kita untuk menjalani kehidupan sebagai murid. Mengikut Dia sebagai murid berarti mendengarkan-Nya sungguh-sungguh, menyaksikan dan mengalami kuasa-Nya, menghormati kekudusan-Nya, serta meneladani cara hidup-Nya. Karena itu, sebagai murid Kristus masa kini, kita dipanggil untuk mengambil langkah konkret melalui pertobatan yang sejati, dengan menanggalkan dosa yang merintangi kita dan menjalani hidup yang semakin serupa dengan-Nya. Jangan berhenti sebagai pendengar Firman; biarlah setiap kebenaran yang kita dengar diwujudkan dalam ketaatan dan menjadi bagian nyata dari cara kita hidup. [AP]