MENGAMPUNI DAN MENGASIHI

Rabu, 08 Juli 2026

Ayat Hafalan

Filipi 4:8

Ayo Renungkan

Suatu hari, Beni dan Rio sedang asyik bermain menyusun balok bersama. Tanpa sengaja, Rio menyenggol menara balok yang sudah disusun Beni hingga roboh berantakan. Beni seketika menjadi marah dan berteriak, "Aduh! Kamu ceroboh sekali! Aku sudah susah payah membuatnya!" Meskipun Rio segera meminta maaf karena kejadian itu benar-benar tidak sengaja, Beni tetap menyimpan kekesalan di hatinya. Saat jam istirahat, Beni memilih untuk menjauh dan menolak ajakan bermain Rio dengan ketus, "Aku tidak mau berteman lagi sama kamu!" Sepanjang hari itu, bukannya merasa lebih baik setelah menjauh, Beni justru merasa tidak tenang. Hatinya terasa berat dan dipenuhi rasa kesal yang terus mengganggu pikirannya.
Kisah Beni dan Rio ini mengajarkan kita tentang pesan dalam 1 Yohanes 2:7-11, yaitu pentingnya hidup dalam kasih. Rasul Yohanes mengingatkan bahwa siapa yang mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang Tuhan, namun barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan. Ketika kita menyimpan rasa benci atau dendam, hati kita kehilangan kedamaian, seolah-olah kita sedang berjalan dalam kegelapan yang membuat kita tersandung. Sebaliknya, ketika kita memilih untuk mengampuni dan hidup ramah, kita sedang mempraktikkan kasih Kristus dalam keseharian kita. Mengampuni mungkin terasa sulit di awal, tetapi itu adalah kunci agar kita tetap hidup di dalam terang Tuhan, sehingga hati kita menjadi ringan dan penuh dengan damai sejahtera. [JH]

Ayo Diskusi dengan Papa dan Mama

Apa yang biasanya kamu rasakan di dalam hatimu saat kamu sedang marah atau menyimpan kekesalan kepada seorang teman?
Menurutmu mengapa Tuhan ingin kita membuang rasa benci dan menggantinya dengan kasih?

Ayo Berdoa

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu mengasihiku. Tolong aku supaya tidak menyimpan kebencian atau dendam kepada siapa pun. Ajarku untuk mengampuni, bersikap ramah dan mengasihi sesamaku. Biarlah hidupku menjadi terang yang memuliakan nama-Mu. Amin.

Ayo Lakukan

Jika ada seseorang yang membuatmu marah atau kesal, cobalah untuk berdoa bagi orang tersebut dan sampaikan maaf atau ajakan berbaikan kepadanya dengan hati yang tulus.

Tahukah Kamu

Memaafkan orang lain sebenarnya sangat bermanfaat bagi kesehatan dirimu sendiri. Para peneliti menemukan bahwa orang yang mudah memaafkan memiliki tingkat stres yang lebih rendah, tekanan darah yang lebih stabil, dan kesehatan jantung yang lebih baik dibandingkan mereka yang sering menyimpan dendam.

Ayo Ucapkan

Aku mengasihi sesamaku.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com