Pada hari keenam penciptaan, Allah menciptakan manusia sebagai mahakarya-Nya yang paling istimewa. Berbeda dengan tumbuhan, burung, atau binatang lainnya, manusia diciptakan khusus menurut gambar dan rupa Allah. Artinya, Tuhan memberikan kita pikiran untuk berpikir, hati untuk mengasihi, serta kemampuan untuk mengenal dan membangun hubungan erat dengan-Nya.
Keistimewaan ini membuktikan betapa bernilainya kita di mata Tuhan. Saking berharganya manusia, Allah bahkan mempercayakan bumi dan seluruh isinya untuk kita jaga dan rawat dengan baik. Ketika Allah selesai menciptakan manusia dan melihat seluruh karya-Nya, Alkitab mencatat bahwa semuanya sungguh amat baik. Itu berarti, kehadiranmu di dunia ini dipandang sangat baik dan sempurna oleh Tuhan. Kadang kita merasa tidak secantik teman, tidak sepintar kakak atau merasa tidak sehebat orang lain. Namun Tuhan tidak pernah membuat kesalahan. Setiap anak diciptakan dengan keunikan, kemampuan serta tujuan yang indah. Karena itu kita tidak perlu iri kepada orang lain. Kita hanya perlu bersyukur dan menggunakan talenta yang Tuhan berikan untuk memuliakan-Nya. [JH]