Bayangkan suatu hari orang tuamu mengajak pergi dan berkata, "Ayo kita siap-siap! Ada tempat menarik yang ingin Mama tunjukkan kepadamu." Ketika kamu penasaran dan bertanya kemana tujuannya, Mama hanya tersenyum dan menjawab, "Nanti kamu juga akan tahu, sekarang bersiap-siap saja dulu." Mungkin kamu dipenuhi banyak pertanyaan di dalam hati tentang lokasi maupun suasana tempat tersebut. Namun, karena kamu percaya dan mengasihi orang tuamu, kamu memilih untuk langsung mengambil sepatu, memakai tas, dan melangkah bersama mereka meskipun belum mengetahui tempat tujuan akhirnya.
Sikap penuh rasa percaya inilah yang ditunjukkan oleh Abram dalam Kejadian 12:1-9. Ketika Tuhan memerintahkan Abram untuk meninggalkan negerinya dan pergi ke negeri yang akan ditunjukkan-Nya, Abram tidak diberi petunjuk yang terperinci atau peta perjalanan yang lengkap. Ia belum tahu seperti apa keadaan tempat tujuannya, tetapi Abram memilih untuk segera melangkah karena ia percaya dan taat kepada Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, Tuhan sering kali meminta kita untuk taat melakukan perintah-Nya, seperti berbuat jujur, mengampuni, atau membantu sesama, meskipun kita belum melihat hasil akhirnya secara langsung. Sesuai dengan nasihat dalam Filipi 4:8, mari kita mengisi pikiran kita dengan hal-hal yang benar, mulia, adil, dan manis melalui tindakan ketaatan penuh kepada Tuhan, sebab kita tahu bahwa Tuhan selalu menyertai dan menyiapkan jalan yang terbaik bagi kita. [Jh]