Ada kalanya kita harus menunggu sesuatu yang sangat kita inginkan, seperti menunggu hari ulang tahun, waktu liburan sekolah, atau hasil dari pekerjaan yang telah kita usahakan. Ketika masa menunggu terasa cukup lama, kerap kali timbul rasa ragu dan cemas di dalam hati, "Apakah hal baik itu benar-benar akan terjadi?" Menunggu memang bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi saat kita belum melihat bukti nyata di depan mata.
Rasa cemas saat menunggu juga pernah dialami oleh Abram dalam Kejadian 15:1-10. Meskipun Tuhan telah berjanji bahwa Abram akan memiliki keturunan yang sangat banyak, waktu terus berlalu dan janji itu belum juga terwujud hingga Abram merasa bingung. Tuhan lalu membawa Abram keluar pada malam hari dan memintanya mendongak ke langit untuk menghitung bintang-bintang, sebagai lambang bahwa janji Tuhan pasti terwujud melebihi apa yang dapat dibayangkan oleh manusia. Abram pun memilih untuk percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, saat kita sedang menunggu jawaban doa, mari kita belajar untuk tidak cemas atau ragu akan kasih-Nya. Sesuai dengan nasihat Filipi 4:8, mari kita menjaga pikiran kita dengan memikirkan hal-hal yang benar, mulia, adil, dan manis, sebab janji Tuhan itu pasti, tidak pernah gagal, dan selalu tepat pada waktu-Nya. [CF]