ALL I WANT FOR CHRISTMAS

Senin,01 Desember 2025

BACAAN ALKITAB HARI INI

1 Korintus 1:4; 1 Korintus 1:9

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

2 Korintus 9:15

RENUNGAN INSPIRASI

Memasuki bulan Desember, kita menyambut Natal dengan berbagai "wishlist" â pakaian baru, iPhone seri terbaru, tiket berlibur, atau uang. Kebiasaan memberi dan menerima pada momen Natal telah diabadikan dalam lagu-lagu populer seperti "All I Want for Christmas Is My Two Front Teeth" milik Donald Gardner, atau "All I Want for Christmas Is You" milik Mariah Carey. Lagu-lagu ini menyiratkan bahwa Natal identik dengan memperoleh sesuatu yang kita inginkan. Namun jika kita jujur, apa yang kita inginkan tidak selalu sama dengan apa yang benar-benar kita butuhkan. Disinilah tema "All I Want for Christmas" mengajak kita untuk berpikir sekali lagi mengenai harapan kita di Natal tahun ini, sebab yang manusia butuhkan bukan sekadar apa yang Yesus bisa lakukan dan berikan, melainkan pribadi Yesus sendiri yang telah lahir ke dunia.
Seperti yang dikatakan Paulus kepada jemaat Korintus, bahwa Yesus adalah karunia Allah yang menakjubkan, yang tidak dapat diutarakan dengan kata-kata. Ketika Paulus menulis kata "tak terkatakan", kata Yunani kuno yang ia gunakan adalah "anekdiegetos", yang mana hanya muncul sekali dalam seluruh Perjanjian Baru. Ini menunjukkan sesuatu yang tidak ada padanannya dalam pengalaman manusia biasa. Jadi dengan kata lain, Yesus adalah karunia Allah yang begitu luar biasa dan ajaib, hingga tak ada bahasa manusia yang mampu menerjemahkannya. Inilah titik dimana logika kita berhenti, dan penyembahan kita dimulai. Pesan ini Paulus sampaikan kepada warga Korintus yang notabenenya berkelimpahan. Sebagai koloni Romawi, mereka menikmati kemakmuran ekonomi, kestabilan politik, dan keberagaman budaya. Mereka hidup di tengah arus uang, peluang, dan kemajuan. Secara budaya dan agama, mereka memiliki banyak kuil, seni, dan festival yang membuat Korintus terkenal di seluruh Yunani. Meski begitu, segala "anugerah duniawi" Korintus tidak sebanding dengan kasih karunia yang mereka terima di dalam Kristus. Karena hanya melalui Yesus mereka mengenal arti hidup yang sebenarnya. Karenanya, mari kita susun ulang daftar keinginan kita. Alih-alih berkata, "Tuhan, berikan aku ini dan itu," mari yang pertama katakan, "Tuhan Yesus, ajar aku untuk lebih dekat dengan-Mu." Di dalam persekutuan dengan Yesus, kita menemukan damai dan sukacita yang tidak bergantung pada keadaan. Biarlah Natal tahun ini tidak berhenti di perayaan, tetapi berlanjut menjadi keputusan untuk menempatkan Yesus sebagai pusat kerinduan, sumber kekuatan, dan arah hidup kita. Sebab Dia bukan sekadar hadiah Natal, Dia adalah alasan Natal itu sendiri, Ia-lah karunia Allah yang tak terkatakan itu! [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Dalam daftar “wishlist” Anda, apakah ada Yesus? Apakah Yesus masih menjadi pusat kerinduan dan pengharapan Anda?
2. Natal tahun ini, langkah apa yang akan Anda ambil untuk memperdalam hubungan pribadi dengan Yesus?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, Engkau-lah karunia Allah yang tak terkatakan. Di tengah perayaan, kado, dan semarak Natal, tolong aku untuk tidak kehilangan fokus pada-Mu. Biarlah hanya Yesus satu-satunya yang selalu aku rindukan dan kupegang teguh dalam hidup ini. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Karena Yesus adalah karunia Allah yang luar biasa dan ajaib, Ia harus menjadi segala-galanya dan yang terutama, yang kita harapkan dan rindukan.

HIKMAT HARI INI

Yesus adalah karunia Allah yang tak dapat diutarakan dengan kata-kata, Ia-lah yang kuingini.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com