Natal adalah pengorbanan kasih Allah yang terbesar, saat Ia memberikan Anak-Nya, Yesus bagi kita. Karenanya, Natal sejatinya menjadikan Kristus itu sendiri sebagai pusat dari kehidupan dan perayaan kita. Namun realitasnya, tak sedikit orang yang hidup dalam kekecewaan kepada Tuhan karena datang dengan harapan dan agenda yang keliru. Demikian kita melihat Yohanes Pembaptis. Yohanes, yang meyakini Yesus sebagai Mesias akan memerintah dan menumpas segala penindasan yang menimpa umat Allah. Namun ketika Yesus tidak bertindak sesuai dengan harapannya, terlebih di saat ia sedang mendekam di penjara, timbullah kekecewaan di dalam dirinya.
Demikian pula dalam kehidupan kita. Kenyataan yang tak sejalan dengan agenda dan rencana kita, mudah membuat kita kecewa. Kekecewaan itu sebenarnya menunjukkan bahwa kita hanya memiliki pengharapan terhadap apa yang dapat Kristus lakukan dan berikan bagi kita. Padahal yang Tuhan kehendaki adalah kita menginginkan Dia sebagai Pribadi. Sebagaimana Pemazmur ribuan tahun yang lalu mengungkapkan sebuah pengakuan yang mendalam bahwa seluruh keinginan hidupnya tertuju hanya kepada Allah. Baginya, segala sesuatu di dunia ini tak ada artinya dibandingkan dengan Pribadi Allah itu sendiri. "Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya." Inilah hati yang Tuhan rindukan dari kita. Sungguhkah kita benar-benar menginginkan Pribadi Yesus? Jika kita benar-benar menginginkan Kristus, sudahkah hidup kita mencerminkan kerinduan yang tulus akan Pribadi-Nya atau hanya mendekat kepada-Nya di saat membutuhkan sesuatu dari-Nya? Jangan-jangan yang kita inginkan adalah berkat-Nya, kesembuhan, pertolongan, atau hal-hal lain dari-Nya? Jika yang kita inginkan hanyalah Yesus, maka sekalipun kenyataan tak sesuai dengan harapan-harapan kita, kita tidak akan menjadi kecewa. Biarlah di momen Natal ini, kita boleh berkata dengan jujur dan dengan penuh cinta, "Yang kuinginkan di bumi dan di surga hanyalah Engkau, â€Â¦ All I want for Christmas is Christ." [RS]