ALL I WANT FOR CHRISTMAS IS CHRIST, NOT MY AGENDA

Senin,15 Desember 2025

BACAAN ALKITAB HARI INI

Mazmur 73:25-26; Lukas 7:17-23

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Mazmur 73:25-26

RENUNGAN INSPIRASI

Natal adalah pengorbanan kasih Allah yang terbesar, saat Ia memberikan Anak-Nya, Yesus bagi kita. Karenanya, Natal sejatinya menjadikan Kristus itu sendiri sebagai pusat dari kehidupan dan perayaan kita. Namun realitasnya, tak sedikit orang yang hidup dalam kekecewaan kepada Tuhan karena datang dengan harapan dan agenda yang keliru. Demikian kita melihat Yohanes Pembaptis. Yohanes, yang meyakini Yesus sebagai Mesias akan memerintah dan menumpas segala penindasan yang menimpa umat Allah. Namun ketika Yesus tidak bertindak sesuai dengan harapannya, terlebih di saat ia sedang mendekam di penjara, timbullah kekecewaan di dalam dirinya.
Demikian pula dalam kehidupan kita. Kenyataan yang tak sejalan dengan agenda dan rencana kita, mudah membuat kita kecewa. Kekecewaan itu sebenarnya menunjukkan bahwa kita hanya memiliki pengharapan terhadap apa yang dapat Kristus lakukan dan berikan bagi kita. Padahal yang Tuhan kehendaki adalah kita menginginkan Dia sebagai Pribadi. Sebagaimana Pemazmur ribuan tahun yang lalu mengungkapkan sebuah pengakuan yang mendalam bahwa seluruh keinginan hidupnya tertuju hanya kepada Allah. Baginya, segala sesuatu di dunia ini tak ada artinya dibandingkan dengan Pribadi Allah itu sendiri. "Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya." Inilah hati yang Tuhan rindukan dari kita. Sungguhkah kita benar-benar menginginkan Pribadi Yesus? Jika kita benar-benar menginginkan Kristus, sudahkah hidup kita mencerminkan kerinduan yang tulus akan Pribadi-Nya atau hanya mendekat kepada-Nya di saat membutuhkan sesuatu dari-Nya? Jangan-jangan yang kita inginkan adalah berkat-Nya, kesembuhan, pertolongan, atau hal-hal lain dari-Nya? Jika yang kita inginkan hanyalah Yesus, maka sekalipun kenyataan tak sesuai dengan harapan-harapan kita, kita tidak akan menjadi kecewa. Biarlah di momen Natal ini, kita boleh berkata dengan jujur dan dengan penuh cinta, "Yang kuinginkan di bumi dan di surga hanyalah Engkau, â€Â¦ All I want for Christmas is Christ." [RS]

REFLEKSI DIRI

1. Sudahkah selama ini Anda lebih menginginkan Pribadi Kristus sendiri daripada berkat-berkat dan pertolongan-Nyaa? Bagaimana Anda membuktikan sikap hidup yang menunjukkan bahwa Kristus adalah yang paling Anda inginkan dalam hidup ini?
2. Tantangan apa yang membuat Anda sulit untuk menjadikan Kristus sebagai satu-satunya yang paling Anda inginkan dalam hidup ini, dan komitmen apa yang akan Anda lakukan untuk menjadikan Yesus sebagai pusat kehidupan Anda?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau sudah datang untuk diriku. Tolonglah aku untuk menjadikan Engkau sebagai pusat dari kehidupanku dan menginginkan Engkau lebih daripada apa pun yang ada di dunia ini. Bertakhtalah dalam hidupku hari ini dan seterusnya. Dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Jadikan Yesus sebagai pusat kehidupan dan harapan kita dan bukan berkat-berkat-Nya. Jangan kecewa sekalipun kenyataan tak sesuai dengan harapan-harapan kita.

HIKMAT HARI INI

Kesalahan terbesar dari harapan orang percaya adalah ketika berharap hanya kepada apa yang bisa Yesus lakukan dan berikan baginya, dan bukan kepada Pribadi-Nya.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com