RESPONS TERHADAP “AIR MARA”

Minggu,28 Desember 2025

BACAAN ALKITAB HARI INI

Keluaran 15:22-27

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Keluaran 15:26

RENUNGAN INSPIRASI

Bacaan Alkitab hari ini menggambarkan keadaan bangsa Israel ketika mereka baru saja melewati Laut Teberau. Mereka berjalan selama tiga hari dan persediaan air mereka habis. Dalam perjalanan tiga hari itu tidak ditemukan sumber air untuk diminum. Keadaan ini secara manusiawi menimbulkan perasaan yang campur aduk. Hingga akhirnya tibalah mereka di tempat bernama Mara, tetapi mereka tidak dapat meminum air di sana, karena rasa airnya pahit. Tempat inilah yang secara eksplisit dicatat sebagai tempat pertama kalinya mereka bersungut-sungut (ay. 24).

Bangsa Israel tiba di Mara bukan karena kebetulan, tetapi karena Tuhan menuntun mereka ke sana. Tuhan yang membawa mereka keluar dari Mesir dan menyeberangkan mereka melalui Laut Teberau adalah Tuhan yang sama yang membawa mereka ke tempat ini. Namun Mara menjadi tempat ujian bagi iman merekaâujian yang seharusnya mengingatkan mereka pada kuasa dan kesetiaan Tuhan. Alih-alih percaya, mereka malah bersungut-sungut. Kita pun pernah berada dalam situasi seperti bangsa Israelâmenghadapi hal-hal sulit yang seakan tak ada solusinya. Namun kita tidak perlu menanggapi dengan bersungut-sungut seperti mereka. Kita melihat meski bangsa Israel berulang kali mengalami kesulitan, Tuhan tetap menjauhkan mereka dari tulah, membebaskan mereka dari perbudakan, dan menyertai mereka menyeberangi Laut Teberau. Demikian pula hari ini: Tuhan yang sama terus menyediakan jalan keluar bagi kita. Tetap percaya memang tak mudah ketika keadaan tidak berubah. Tetapi jangan menyerah, sebab Allah kita adalah Allah yang setia pada janji-Nya. Allah yang membuat air Mara menjadi manis adalah Allah yang sama yang sanggup menyatakan pertolongan-Nya di tengah pergumulan kita. Tugas kita adalah hidup taat pada ketetapan dan perintah-Nya, dan Ia pasti memelihara langkah-langkah kita (Kel. 15:26). [JW]

REFLEKSI DIRI

1. Bagaimana respons Anda saat menghadapi situasi sulit yang seakan tanpa solusi?
2. Apa yang Tuhan janjikan jika kita taat dan mengikuti segala perintah-Nya?

POKOK DOA

Tuhan, terima kasih atas janji-Mu yang setia dan pasti terjadi di dalam kehidupanku. Aku sadar hal yang harus aku lakukan adalah tetap taat dan mengikuti segala perintah-Mu. Tegur aku jika selama ini aku menyimpang dan bersungut-sungut di tengah keadaan sulitku. Tuntun aku selalu ya Roh Kudus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Datang kepada Tuhan, tanpa bersungut-sungut. Hadapi keadaan dengan tetap taat dan setia mengikuti segala perintah-Nya.

HIKMAT HARI INI

Bersungut-sungut membawa kita semakin emosi dan menjauhkan kita dari janji Tuhan.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com